Mark Hoppus Blink-182 Unggah Foto Botak Usai Kemoterapi, Minta Rekomendasi Topi Keren

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Los Angeles - Sekitar dua minggu lalu, personel Blink-182 Mark Hoppus mengabarkan bahwa ia menderita kanker. Setelahnya, pelantun "I Miss You" ini beberapa kali bercuit tentang penyakitnya ini di akun Twitter terverifikasinya.

Salah satunya mengenai tindakan kemoterapi yang kini ia jalani.

"Segala hal tentang kemo enggak enak, selain bagian di mana ini diharapkan bisa menyelamatan nyawaku," tutur rekan Travis Barker ini.

Foto Terbaru

Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)
Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)

Mark Hoppus juga menyambut Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada 4 Juli lalu, dengan mengunggah sebuah swafoto. Ini adalah foto pertama yang ia bagikan setelah mengumumkan penyakitnya.

Dalam foto tersebut, Mark Hoppus tampak mengenakan kacamata hitam, sementara kepalanya botak.

Kepala Botak yang Gede

Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)
Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)

"Si Pemilik Kanker mengucapkan kepada kalian selamat 4 Juli pada akhir pekan yang berbahagia," tulis Mark Hoppus dalam cuitannnya, Senin (5/7/2021).

Setelahnya ia kembali mengirim twit yang bernada canda mengenai kepalanya yang botak.

"Meski aku tak bisa pergi ke mana-mana atau bertemu orang, aku ingin topi orang keren untuk menutupi kepala botakku yang gede. Ada saran merek apa yang bisa kulihat?" Mark Hoppus mencuit.

Beberapa Bulan Terakhir

Blink 182. (Instagram/ markhoppus)
Blink 182. (Instagram/ markhoppus)

Seperti diketahui, akhir Juni lalu, Mark Hoppus mengungkap penyakitnya lewat media sosial.

"Dalam tiga bulan terakhir aku menjalani kemoterapi untuk kanker," tutur sang bassist. Namun ia tak menjelaskan lebih lanjut kanker apa yang dideritanya.

Pengobatan Masih Panjang

Pelantun "What's My Age Again" ini menambahkan, perjalanannya menuju kesembuhan masih panjang.

"Aku masih akan melakukan perawatan dalam beberapa bulan ke depan, tapi aku mencoba untuk tetap penuh harapan dan positif," beri tahu Mark Hoppus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel