Markas TNI AL Kaget Peltu Muhammad Akhir Wafat Terbentur Karang

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia berduka cita, Pembantu Letnan Satu Navy, Muhammad Akhir meninggal dunia dalam kecelakaan laut di perairan Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Kepergian anggota Staf Operasi Detasemen Markas Mako Pangkalan Utama TNI AL V, Surabaya, Jawa Timur, cukup membuat terkejut rekan-rekan sesama prajurit TNI Angkatan Laut, tempat almarhum bertugas.

Sebab, selama ini diketahui almarhum dalam kondisi baik-baik saja. Bahkan, semua masih baik-baik saja sampai almarhum pergi berenang ke Pantai Pasir Putih.

Dalam keterangan resmi yang dilansir VIVA Militer, Senin 19 Oktober 2020, dari Lantamal V, kecelakaan yang dialami Pelru Muhammad Akhir cukup fatal.

Sebab, saat berenang tubuhnya terbentur batu karang tajam, sehingga menyebabkan pendarahan hebat di kepala hingga darahnya mengalir ke hidung. Karena itulah nyawa almarhum tak tertolong pada Minggu 18 Oktober 2020.

Prosesi pemakaman jenazah Peltu Muhammad Akhir dilangsungkan secara militer, dari upacara persemayaman di rumah duka di Jalan Merak, Lingkungan DAM Situbondo, hingga upacara penghormatan terakhir di pemakaman umum setempat.

"Kepergian Almarhum tentunya menyisakan duka yang mendalam bagi kita semua dan keluarga, namun sebagai insan hamba Tuhan hendaknya kita harus menerima kejadian ini sebagai takdir dari-nya," kata Palaksa Mayor Laut (T) Hari Handoko saat memimpin upacara mewakili Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada II Letkol Laut (P) Joko Setiyono.

Almarhum berpulang dengan meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. "Diiring doa semoga budi baik Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya," ujar Mayor Hari.

Baca: TNI Berduka, Letnan Jenderal Hadi Waluyo Meninggal Dunia