Markis Kido Punya Riwayat Hipertensi, Pernah Pingsan saat Latihan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Legenda bulutangkis Indonesia, Markis Kido, tutup usia. Dia meninggal dunia pada Senin malam 14 Juni 2021.

Kabar yang mengejutkan. Sebab, sebelumnya pria 36 tahun itu tak menunjukkan tanda-tanda sakit parah.

Namun, menurut informasi yang beredar, Kido mengehembuskan napas terakhir setelah tak sadarkan diri saat bermain bulutangkis.

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh. Dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok," tutur Candra Wijaya, rekan yang ikut bermain bersama Kido.

Kido mendadak terjatuh ketika baru bermain setengah gim. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sayang nyawanya sudah tidak tertolong.

Menurut ibunda Kido, Zul Asteria, selama ini Kido memang memiliki riwayat hipertensi.

"Saya kira tadi hanya stroke, karna dia kan punya darah tinggi terus mungkin jatuh dan pembuluh darahnya pecah. Saya berdoanya begitu tapi ternyata mas Kido diambil," lanjutnya.

Karena penyakit tekanan darah tinggi Kido pada 2009 lalu batal tampil di Kejuaraan Dunia, padahal saat itu dia Hendra Setiawan merupakan juara bertahan serta berada di ranking teratas BWF untuk ganda putra.

Keputusan tidak tampil di pentas bergengsi tersebut diambil usai Kido tak sadarkan diri ketika menjalani latihan. Dia pingsan dalam sesi latihan fisik di Mabes TNI Cilangkap.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel