Marko Simic Bicara soal Virus Corona Covid-19: Harus Serius Dilawan

Liputan6.com, Jakarta - Striker Persija Jakarta, Marko Simic bicara soal virus corona covid-19. Pria asal Kroasia itu ingin wabah ini dihadapi dengan sangat serius karena sudah menjadi masalah dunia.

Hingga saat ini, Senin (27/4/2020), sudah ada 2.899.830 kasus yang terjangkir virus corona covid-19 di dunia. Tercatat, sudah ada 822.760 orang yang meninggal dunia.

Sementara di Indonesia, sudah ada 8.882 orang yang terjangkit virus yang kali pertama muncul di Wuhan, China, Desember 2019. Sebanyak 743 orang meninggal dunia dan 1.107 pasien sembuh dari wabah ini.

Untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia, pemerintah sudah melakukan banyak cara, salah satunya PSBB atau pembatasan sosial berskala besar.

"Virus corona ini menyerang saat semua tidak menduganya, tidak banyak persiapan untuk menghadapinya. Saat itu pertama kali terjadi di China, lalu menyebar ke Eropa, kita di sini (Indonesia) masih ada pertandingan dan tak pernah menduga akan terjadi hal yang sama," kata Simic kepada Persija TV.

 

Dilawan dengan Serius

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Borneo FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (1/3/2020). Persija menang 3-2 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lebih lanjut, Simic, top scorer Liga 1 2019 mengajak semua masyarakat Indonesia untuk tidak memandang virus corona covid-19 dengan sebelah mata. Terlebih, sudah banyak yang menjadi korban.

"Sekarang ini sudah menyebar ke mana-mana, kita harus sangat berhati-hati dan memandang serius semua ini," ucap striker berusia 32 tahun tersebut.

"Saya rasa semoga saja ketika nanti jelang musim panas itu bisa membantu mengurangi penyebaran dan bisa berhentikan virus corona," ujarnya menegaskan.

 

Rajin Beramal

Marko Simic sudah dua kali melakukan kegiatan amal selama pandemi virus corona. Pemain asal Kroasia itu menyumbang Rp 100 juta secara tunai plus Rp26 juta hasil lelang medali Piala Presiden 2018.

"Keluarga saya, khususnya ibu saya, selalu mengajarkan saya dalam hidup untuk saling membantu selama kamu mampu. Tuhan juga memerintahkan kita untuk saling membantu sesama," katanya mengakhiri.