Maroko ekspor masker wajah sekali pakai

RABAT (Reuters) - Maroko telah memastikan masker-masker sekali pakai untuk ekspor setelah mencapai kapasitas produksi harian 10 juta setiap hari oleh 24 pabrik selama wabah virus corona baru, kata menteri industri Hafid Elalamy, Senin.

Rata-rata 2 juta masker terjual setiap hari di Maroko dan surplus akan diekspor setelah mendapatkan stok strategis 50 juta masker, kata Elalamy kepada parlemen.

Masker-masker yang bisa dipakai kembali itu hanya akan dibersihkan untuk ekspor setelah Maroko mendapatkan stok 15 juta, kata diaa.

Maroko, yang menerapkan lockdown sejak 20 Maret, telah mewajibakna masker wajah sejak 7 April.

Negara di Afrika utara itu telah mengekspor alat pelindung medis dan pelindung wajah, kata menteri itu. Dia menambahkan Maroko telah mengamankan swasembada etanol yang sangat penting untuk membuat sanitiser, dengan kapasitas produksi harian 24.000 liter.

Versi lanjutan dari ventilator buatan Maroko yang membutuhkan intubasi sedang menjalani uji coba, kata Elalamy.

Pada Senin malam, Maroko mengkonfirmasi 6.281 kasus termasuk 188 korban meninggal dunia akibat virus.


(Laporan Ahmed Eljechtimi; disunting oleh Grant McCool)