Marquez: Gabung LCR Tak Berarti Mulai dari Awal

Lewis Duncan
·Bacaan 2 menit

Juara dunia Moto2 2019, telah melakukan tes bersama LCR sebelum melakoni debutnya bersama Repsol Honda pada 2020. Marquez akan bekerja dengan mantan kepala kru Cal Crutchlow, Christophe Bourguignon, mulai tahun depan.

Setelah menghadapi balapan sulit di awal 2020, Marquez mulai menunjukkan kekuatan di paruh kedua musim dan mencetak dua podium berturut-turut di GP Prancis dan Aragon.

Tahun depan, Marquez harus bergabung dengan LCR yang statusnya lebih rendah daripada Repsol Honda. Namun, ia tak merasa harus mengatur ulang progres yang telah dibuatnya sepanjang tahun ini.

"Tidak, saya tak merasa harus memulai dari nol. Saya akan bekerja dengan Beefy, seorang teknisi yang sangat berpengalaman, dan semua orang di Honda berbicara baik tentang dia," ucapnya,

"Saya juga akan bekerja dengan David Garcia, teknisi yang mendampingi saya di Moto2.

"Jadi, saya telah mengenalnya dengan baik dan juga bisa membantu Beefy. Mereka akan menjadi tandem yang bagus, dan untuk Beefy, saya pikir jadi hal positif memilikinya di tim saya karena dia mengenal saya dengan sangat baik.

"Saya kenal semua orang di dalam tim. Saya sudah bertemu dengan mereka di Portimao, tapi jauh sebelumnya saya sudah mengenal mereka. Segalanya terlihat bagus dengan perpindahan ini, dan saya tak sabar berada di tim yang mungkin segalanya sedikit lebih tenang dan tekanannya lebih kecil.

"Jadi, saya pikir itu bisa membantu saya menambah pengalaman dan tetap bekerja seperti yang kami lakukan di paruh kedua musim ini."

Baca Juga:

Marquez: Honda Harus Tingkatkan Daya Cengkeram Ban Marquez Lebih Siap Hadapi MotoGP 2021 Marquez: Kerja Keras Terbayar Lunas

Tahun depan, rencananya Dorna Sports akan menggelar 20 balapan. Alex Marquez belum memiliki banyak pengalaman di sebagian trek yang telah masuk dalam kalender balap dengan menunggangi motor MotoGP.

Tetapi, ketika ditanya oleh Motorsport.com apakah 2021 bisa menjadi musim rookie keduanya, Marquez merasa pengalaman yang didapatkannya sepanjang tahun ini cukup untuk membuatnya beradaptasi dengan cepat di trek yang asing baginya.

"Ini sedikit aneh, karena di beberapa trek yang belum pernah saya kunjungi, saya benar-benar dapat melaju cepat sejak awal sesi," kata Marquez.

"Jadi, ini bergantung pada karanter trek, bagaimana Anda beralih dari satu trek ke trek lainnya dan bagaimana Anda mengelola situasi dengan baik.

"Tapi saya tidak akan menjadi rookie pada tahun depan. Saya telah memiliki pengalaman di MotoGP dan mengenal motor dengan baik. Saya tahu sedikit rahasia tentang bagaimana cara mengatur akhir pekan MotoGP. Pasalnya, sulit untuk mengelola ban, mengatur dua motor, dan memainkan setelah pada kedua motor.

"Memang akan menarik bisa berada di semua trek untuk mendapatkan pengalaman, tapi saya sudah memiliki pengalaman.

"Saya mulai mendapatkan kenyamanan di paruh kedua musim. Jadi, penting untuk tetap menjaga kenyamanan itu dan selalu berada di urutan delapan besar pada tahun depan."