Marquez Tak Berharap Ulangi Performa di Aragon pada MotoGP Eropa

Lewis Duncan
·Bacaan 2 menit

Pembalap Repsol Honda itu harus memulai dari grid ke-14 pada MotoGP Eropa. Kondisi trek yang tak menentu membuatnya kesulitan untuk mencatatkan waktu terbaik.

Marquez tampil mengesankan di Aragon ketika berhasil membenahi posisi dari urutan ke-11 dan sempat memberikan tekanan kepada Alex Rins untuk memperebutkan kemenangan.

Namun, pada balapan kedua di Aragon, Marquez gagal finis karena mengalami insiden. Ia mencoba menekan lebih keras, tapi sayangnya kehilangan daya cengkeram ban depan.

Pria asal Spanyol itu menegaskan ingin melupakan balapan terakhir dan fokus pada MotoGP Eropa untuk mendapat hasil yang lebih baik.

Tapi, Marquez gagal lolos ke Q2 dan akan memulai balapan dari grid ke-14. Padahal, rekan setimnya, Stefan Bradl, bisa lolos dari Q1 dan menempati posisi kedelapan.

Marquez mengatakan bahwa kurangnya berkendara di kondisi trek kering membuatnya tidak memiliki informasi dan pengalaman mengenai trek dengan mengendarai RC213V. Ia pun realistis dengan peluangnya di Valencia.

Baca Juga:

Crutchlow Khawatir Kerusakan Ligamen Pengaruhi Performa di MotoGP Eropa Negatif, Rossi Dipastikan Turun di MotoGP Eropa

"Semua orang memiliki peluang yang sama karena kondisi trek diprediksi akan kering dan tidak ada yang tahu ban terbaik untuk digunakan saat balapan," kata Marquez. "Ini akan menjadi balapan yang bagus atau bisa menjadi bencana.

"Semua orang memiliki peluang yang sama. Saya tidak berharap bisa memperbaiki posisi seperti di Aragon karena di sini situasinya sangat berbeda.

"Tapi saya akan mencoba untuk melakukan start yang bagus, membuat balapan yang bagus dan mendapatkan banyak data untuk kami gunakan pada pekan depan."

Ketika ditanya kenapa dia tak yakin bisa tampil seperti di Aragon, dia menambahkan: "Sulit untuk menyalip dan saya tak memiliki informasi dan pengalaman seperti yang saya miliki di Aragon dengan sepenuhnya kondisi kering. Jadi, untuk alasan itu saya tak yakin bisa melakukan pekerjaan yang sama.

"Di FP2, saya merasa bagus di atas motor, kami tak memiliki kinerja yang bagus dengan ban soft. Kompon itu di ban depan terlalu lunak bagi kami dan saya seperti tak bisa menghentikan motor.

"Kami memiliki beberapa data bagus untuk balapan dan kami akan terus bekerja dengan baik."