Marshanda Mengaku Bahas Kematian dengan Sang Anak

Fimela.com, Jakarta Marshanda mengaku siap dengan kemungkinan terburuk soal tumor payudara yang diidapnya. Bahkan perempuan kelahiran 10 Agustus 1989 ini menyinggung soal kematian.

Marshada juga mengaku sudah membahas kematian dengan buah hatinya, Sienna Amera Kasyafani. “Banyak kasih pesan, 'kalau ibu sudah nggak ada, kamu gini. Dalam hidup itu seperti ini',” ujar Marshanda dalam sebuah wawancara virtual, beberapa waktu lalu.

Menurut Marshanda, sang buah hati bisa menerima dengan tenang kenyataan jika sang ibu mengidap tumor payudara. “Sampai sekarang dia tahu aku ada tumor dan melihat, dia nggak apa-apa sampai hari ini. Menerima dengan tenang," jelasnya.

Tak Percaya

Marshanda tampil menawan di pernikahan sang adik dengan busana etnik modern dan rambut nyentrik yang ditata ciamik (Foto: Instagram @marshanda99)
Marshanda tampil menawan di pernikahan sang adik dengan busana etnik modern dan rambut nyentrik yang ditata ciamik (Foto: Instagram @marshanda99)

Walaupun demikian, Marshanda sempat tak percaya dengan apa yang disampaikannya kepada Sienna. “Aku sampai feeling, 'kok gue ngomong begini? Apa jangan-jangan gue mau mati sebentar lagi'," tuturnya.

Sebelumnya Marshanda menceritakan awal merasakan benjolan di payudaranya pada Juni 2021. Saat konsultasi dengan seorang teman yang adalah dokter dikatakan jika benjolan tersebut hanya faktor hormonal.

Tumor

Marshanda (Youtube/MARSHED)
Marshanda (Youtube/MARSHED)

Hingga akhirnya Marshanda kembali memeriksakan perinal benjolan itu ke rumah sakit pada Desember 2021. “Desember, aku melakukan mammogram dan ultra USG di rumah sakit di Jakarta Pusat, aku dibilang punya tumor tapi pas Desember datanya, ada beberapa tumor di kanan," ungkapnya.

“Payudara kiri ada kista. Kalau kanan ada beberapa tumor, satu 2,4 cm, satu lagi di bawah 2,4 cm,” lanjutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel