Marshanda Mengaku Terakhir Menjalin Asmara pada 2018

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, Marshanda menceritakan perjuangan melawan bipolar hingga menjalani terapi di Amerika Serikat. Tak hanya itu, Marshanda juga menceritakan soal kehidupan pribadi.

Ternyata Marshanda sudah sekitar tiga tahun menyandang status jomblo. Ia terakhir menjalin asmara pada 2018. Tidak ada penyesalan dan tetes air mata ketika jalinan asmaranya kandas.

“Terakhir pacaran 2018,” kata Marshanda dalam video interviu di kanal YouTube Maia AlElDulTV, beberapa waktu silam. “Aku tuh begini, kalau sudah mau putus, itu tandanya aku sudah yakin benar-benar sudah zero. Nggak ada rasa (lagi kepada pasangan),” lanjutnya.

TERKAIT: Pengakuan Marshanda Tak Tidur 14 Hari Akibat Nekat Turunkan Dosis Obat Bipolar

TERKAIT: Marshanda Belum Beritahu kepada Anak Soal Penyakit Bipolar yang Diidap

TERKAIT: Merasa Tak Diinginkan Sejak di Kandungan, Marshanda Bertanya ke Ibunda

Tak Depresi

Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)
Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)

Tidak ada dalam kamus Marshanda minta putus padahal ia masih cinta, pasalnya itu bagian dari jujur kepada diri sendiri. Ketika putus cinta, ia tidak depresi atau drama dengan diri sendiri.

“Jadi aku tuh enggak pernah putus atau meninggalkan pasanganku saat aku masih cinta. Jadi aku menyadari benar rasanya sudah mati, jadi ketika putus aku baik-baik saja. Jadi kalau misalnya ngaruh ke mood tuh, masih dalam relationship tapi misalnya banyak konflik nah itu baru (berdampak)," jelasnya.

Selamat dari Fase Depresi

Marshanda membuat pengakuan soal kali terakhir putus cinta. (Foto: Instagram @marshanda99)
Marshanda membuat pengakuan soal kali terakhir putus cinta. (Foto: Instagram @marshanda99)

Dalam bipolar, Marshanda berhadapan dengan fase manik dan depresi. Putus cinta saat tidak ada lagi rasa, membuat Marshanda selamat dari fase depresi.

“Aku baru mengalami (depresi) itu kalau mendadak setop obat. Tapi selama aku masih minum obat, aku meditasi, aku berdoa, aku jurnalin, aku nggak mengalami (fase) manik dan depresi itu,” ungkapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel