Martin Akui Sempat Gugup Sebelum Tumbangkan Hafid di One Pride

·Bacaan 1 menit

VIVA – Martin Sulaiman berhasil bangkit dari kekalahan saat menumbangkan Hafid Nur Maradi pada partai perbaikan peringkat One Pride Mixed Martial Arts kelas bulu di Fight Night 46. Dia meng-KO lawannya di ronde kedua.

Martin mendapat lawan berat ketika dipertemukan dengan Hafid lantaran keduanya sama-sama mengandalkan jiu jitsu. Terbukti, tak ada pemenang di ronde pertama saat keduanya unjuk kebolehan teknik submission.

Perubahan baru terjadi di ronde kedua ketika Hafid dan Martin bermain di atas. Di sini, terlihat Martin lebih siap dan lebih tangguh di permainan atas.

Akhirnya, Martin pun berhasil memenangkan pertarungan setelah menghujani Hafid dengan pukulan ground and pound. Hafid pun dipaksa mengakui keunggulan Martin di ronde kedua.

Diakui Martin, kemenangan ini dirasa sangat sulit untuk diraih. Sebab, mereka sama-sama menguasai teknik jiu jitsu sehingga sulit melumpuhkan lawan.

Dia mengaku bersyukur Hafid mengajak bermain atas di ronde kedua. Pasalnya, dia sempat gugup ketika masuk oktagon.

"Saya cukup kesulitan karena dia juga pernah juara. Jadinya, saya gugup. Tapi, itu bisa saya atasi seiring berjalannya pertarungan," kata Martin kepada VIVA.

"Sebenarnya, rencana saya mau main panjang hingga ronde ketiga. Tapi, tiba-tiba Hafid seperti mengajak main di atas. Ya sudah, saya ladeni saja," jelasnya.

Ini jadi kemenangan keempat yang dirasakan Martin di One Pride. Sementara, bagi Hafid, ini adalah kekalahan keempat tapi yang pertama di luar duel perebutan sabuk juara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel