Ma'ruf Amin Bersedia Bertemu Habib Rizieq Demi Bangsa dan Negara

Daurina Lestari, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Presiden Ma'ruf Amin merespons saran sejumlah pihak yang meminta dia untuk berdialog dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Wapres menyatakan bersedia bertemu dengan Habib Rizieq jika memang ada usulan dari masyarakat.

"Jadi, Wapres, saya kira, terhadap gagasan pertemuan, ya Wapres tidak masalah ketemu Habib Rizieq. Wapres welcome ya, tidak masalah," kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, secara virtual, Jumat 20 November 2020.

Jika pertemuan itu terjadi, maka menurut dia konteksnya adalah demi kebaikan bangsa dan negara. Apalagi Ma'ruf Amin dan Habib Rizieq sama-sama dikenal sebagai ulama.

"Artinya itu sesuatu yang bisa dilakukan asal membawa kebaikan bagi bangsa dan negara. Jadi tidak lain, tidak bukan konteksnya adalah supaya jadi kebaikan bagi bangsa dan negara," ujar Masduki.

Baca juga: Pangdam Jaya: Habib Rizieq Tak Pantas Jadi Pimpinan Umat Islam

Wapres juga memiliki perhatian dalam menyelesaikan hal-hal terkait keriuhan yang ada di masyarakat terkait Habib Rizieq ini. Meskipun demikian Masduki mengakui pertemuan dengan Rizieq nanti bisa menimbulkan berbagai persepsi politik di masyarakat.

"Kalau perspektif politik dan macam-macam itu kan tidak terhindarkan. Sekali lagi, sepanjang itu membawa kebaikan bagi bangsa dan negara, Wapres sebagai ulama dan orang nomor 2 di negeri ini pasti akan melakukan," katanya.

Sementara mengenai pelanggaran hukum atau pelanggaran mengenai protokol kesehatan, menurutnya itu hal lain. Siapapun menurutnya memang harus taat dengan protokol kesehatan.

"Kalau ada pelanggaran-pelanggaran terkait COVID-19, kita harus menegakkan protokol COVID. Karena ketaatan kita adalah kunci agar kita bisa bangkit dan keluar dari krisis. Kalau tidak bisa keluar dari krisis kesehatan, kita tidak bisa keluar dari krisis ekonomi," kata Masduki. (ren)