Ma'ruf Amin harap rumah ibadah enam agama berdekatan bukan cuma simbol

·Bacaan 1 menit

Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, berharap pembangunan rumah ibadah enam agama yang saling berdekatan, seperti di Universitas Pancasila Jakarta, tidak hanya sekadar simbol, melainkan harus terwujud toleransi antarumat beragama di Indonesia.

"Pembangunan rumah ibadah agama-agama yang dibangun berdekatan, saya harapkan tidak hanya menjadi simbol toleransi dan cerminan sikap saling menghargai," kata dia, saat meresmikan enam rumah ibadah Universitas Pancasila Jakarta, Rabu.

Baca juga: Wali kota Bogor pastikan keamanan kebaktian dan misa Paskah

Dengan ada rumah ibadah berbagai agama yang saling berdekatan itu dapat semakin memperkuat toleransi dan mewujudkan kerukunan antarumat beragama.
"Lebih dari itu, ini juga harus memudahkan koordinasi dan kerja sama lintas agama, serta menjadi perekat persatuan bangsa," kata dia.

Ia mengapresiasi pembangunan rumah ibadah enam agama di komplek Universitas Pancasila Jakarta, karena menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Baca juga: Panglima TNI tinjau kebaktian dan misa Jumat Agung Paskah di Makassar

"Ini menunjukkan komitmen Universitas Pancasila dalam memantapkan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dan mengokohkan toleransi antarumat beragama di Indonesia," katanya.

Enam rumah ibadah yang dibangun itu ialah Gereja Kristen Graha Layanan Kristen, Gereja Katolik Santo Petrus, Masjid At-Taqwa, Pura Widya Santika, Vihara Dhamma Sasana serta Kelenteng Kebajikan Agung.

Baca juga: Umat Hindu Bali gelar "Piodalan" di Pura Mandara Giri Lumajang 24 Juni

Turut hadir pula dalam peresmian tersebut ialah Menteri Agama, Yaqut C Qoumas, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila, Siswono Yudohusodo, serta Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno.

Universitas Pancasila dengan demikian menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di Indonesia yang memiliki rumah ibadah enam agama. Pembangunan rumah ibadah enam agama itu diharapkan menjadi perekat persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pura Rawamangun siapkan parkir kendaraan umat Islam

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel