Ma'ruf Amin: Kita Sedang Siapkan Skenario Menghadapi Masa Endemi Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pandemi Covid-19 bisa hilang dalam waktu cepat asalkan ada obat patennya.

Sehingga hal terbaik disiapkan pemerintah adalah skenario protokol kesehatan jika nantinya Covid-19 beralih status dari pandemi ke endemi.

"Kita sedang siapkan skenario untuk menghadapi masa endemi karena Covid tidak bisa cepat hilang kecuali ada obat manjur yang mujarab," kata Ma'ruf usai meninjau giat faksinasi di FKGUI Salemba, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Dia berharap, masyarakat bisa semakin disiplin protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi seiring perancangan strategi tersebut dimatangkan pemerintah.

"Jadi kita harus terus lakukan prokes dan vaksinasi, kalau sebelumnya sudah 2 kali kita lakukan, booster ketiga kali, tapi kita prioitaskan ke tenaga kesehatan dan TNI Polri yang berada di garis depan," kata Ma'ruf.

Hidup Bersama

Sebelumnya, pernyataan senada juga sudah disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, virus corona tidak akan hilang dari dunia. Menurut dia, Presiden Jokowi pun tengah menyiapkan strategi hidup bersama Covid-19.

"Preiden dalam rapat terbatas tadi siang menekankan Covid tidak akan hilang dalam waktu singkat dan kita perlu menyiapkan diri untuk hidup bersama Covid-19 karena Covid ini akan berubah dari pandemi ke endemik," kata Luhut saat jumpa pers daring, Senin 6 September 2021.

Luhut melanjutkan, ada tiga strategi pengendalian disiapkan presiden. Dia merinci, tiga hal itu adalah kunci utama dari transisi kehidupan masyarakat Indonesia ketika Covid-19 menjadi endemik.

"Pertama peningkatkana coverage vaksinasi yangg cepat ke seluruh masyrakat indonesia, kemudian 3T testing, tracing, treatment, dan 3M juga (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak)," papar Luhut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel