Ma'ruf Amin Minta Kaum Muslim Kembangkan Paham Moderat, Bukan Radikal

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengunjungi Pesantren Al-Jauharen, Tanjung Johor, Kota Jambi, Rabu (15/6). Ma’ruf berpesan agar umat Islam di Indonesia mengembangkan paham moderat, bukan radikal.

"Supaya paham yang kita kembangkan harus sunnah wal jamaah, paham yang wasathiyah, yang moderat," pesan Ma’ruf di Pesantren Al-Jauharen, Rabu (15/6).

Ma’ruf mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak yang terpapar paham radikal. Menurutnya, paham itu tidak cocok dengan tatanan kehidupan di NKRI.

"Jangan paham yang radikal, ini banyak sekali yang radikalisme itu. Paham yang bagi kita orang Indonesia yang bisa menerima hidup dalam tatanan kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar dia.

Kaum Muslim di Indonesia Harus Menjadi Kaffah

Menurutnya, kaum muslim di Indonesia harus menjadi muslim kaffah. Sebab, di Indonesia ada kesepakatan nasional yang sudah tergabung dalam bingkai NKRI.

"Jadi muslim yang Indonesia. Kalau di Arab tidak, kaffahnya sama tapi kesepakatannya berbeda. Kesepakatan nasionalnya berbeda. Di Mesir Islam kaffahnya sama tapi kesepakatannya tidak," ujar dia.

"Jadi kita memiliki muslim yang utuh tetapi juga memiliki semangat kebangsaan dan nasionalisme ke-Indonesiaan," tandasnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel