Ma'ruf Amin Sebut Tren Global Islamophobia Kian Meningkat

Ezra Sihite, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebutkan sejumlah tantangan global yang dihadapi umat Islam dewasa ini. Salah satunya, menurut dia, adalah meningkatnya tren Islamophobia di berbagai belahan dunia.

Sebagai contoh, Wapres Ma'ruf menyebut serangan atau pelecehan terhadap orang Muslim di Amerika Serikat, misalnya, dari tahun ke tahun terus meningkat.

"Pelecehan terhadap orang Islam di AS pada 2016 meningkat 36 persen jika dibandingkan tahun 2001," kata Ma'ruf dalam seminar daring, Selasa 10 November 2020.

Pengalaman yang sama juga terjadi di Eropa. Pada tahun 2017, katanya, rata-rata 1 dari 3 Muslim yang disurvei mengalami diskriminasi dan dihadapkan dengan prasangka buruk (prejudice) dari orang yang mereka temui di negara migran.

"Terakhir, baru saja terjadi sebuah peristiwa di Prancis yang mendiskreditkan agama islam dan melukai perasaan umat islam di seluruh dunia karena memposisikan islam sebagai agama teroris," ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu.

Ma'ruf menyebutkan penyebab dari islamophobia itu jika diteliti lebih dalam akibat ketidakpahaman tentang Islam. Diketahui bahwa sumber utama dari kebencian terhadap Islam adalah ketidaktahuan atau ketidakpahaman terhadap Islam dan norma-normanya.

"Manusia itu memang cenderung memusuhi apa yang tidak diketahui," kata Wapres Ma'ruf Amin. (ren)