Marwan Effendy Bersih dari Tudingan "Trio Macan"

Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Agung menyatakan tudingan akun twitter @Triomacan2000 yang menyebutkan Jaksa Agung Muda Pengawasan, Marwan Effendy terlibat dalam penggelapan barang bukti kasus korupsi BRI senilai Rp500 miliar, tidak terbukti.

"Tidak ada pelanggaran baik secara pidana maupun administrasi," kata Wakil Jaksa Agung Darmono di Jakarta, Senin.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari tim khusus yang dibentuk untuk menangani tudingan dari akun twitter tersebut, bahkan tim juga sudah memeriksa Fajriska Mirza alias Boy, yang dianggap pemilik akun Twitter @fajriska.

Darmono menambahkan, pihaknya akan melaporkan ke Jaksa Agung mengenai tidak adanya unsur tindak pidana dan pelanggaran administrasi itu. "Tembusannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mabes Polri," katanya.

Ia menegaskan pokoknya semua dana bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang ada. "Artinya tidak ada dana yang keluar yang masuk kepada rekening-rekening pribadi," katanya.

Kasus bermula dari ocehan akun @Fajriska dan tulisan di blog pribadi pemilik akun itu yang belakangan akun @TrioMacan2000 juga membeberkan tudingan yang sama.

Kemudian Marwan melaporkan tudingan itu sebagai pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.