Marzuki: AIPA Harus Songsong Transformasi ASEAN 2015

Senggigi, NTB (ANTARA) - Presiden Inter-Parlemen Asia Tenggara (AIPA) Marzuki Alie menyatakan, parlemen negara-negara di kawasan itu harus menyongsong transformasi menuju terwujudnya Komunitas ASEAN 2015.

"Penting bagi AIPA untuk menyadari posisi dan peranannya yang berpengaruh terhadap transformasi ASEAN," kata Marzuki dalam pembukaan Sidang Umum AIPA ke-33 di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Senin malam.

Pembukaan dilakukan Wapres Boediono dan dihadiri delegasi parlemen dari 10 negara ASEAN dan beberapa negara lainnya sebagai observer. Ketua ASEAN yang juga PM Kamboja Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen hadir dan menyampaikan sambutan.

Sidang Umum AIPA kali ini mengambil tema "Strengthening the Parliamentary Roles Towards the ASEAN Community 2015". Menurut Marzuki, tema ini dipilih dengan maksud memberikan arti penting bagi peran aktif para wakil rakyat di kawasan dalam transformasi ASEAN menuju integrasi melalui pembentukan Komunitas ASEAN 2015.

Marzuki yang juga Ketua DPR RI menjelaskan, ketika perhimpunan lembaga wakil rakyat dibentuk 45 tahun lalu dengan visi untuk memperkuat solidaritas dan menjadikan ASEAN sebagai komunitas yang mengedepankan kepentingan bersama, integrasi ASEAN sebagai tujuan dibentuknya ASEAN, integrasi ASEAN tentu telah dibayangkan.

Parliamentarians yang tergabung dalam AIPA merespon tujuan ini melalui berbagai kesepakatan, misalnya, melalui upaya harmonisasi perundangan yang berkaitan dengan masalah bersama seperti penyalahgunaan obat terlarang dan perdagangan manusia.

Menurut dia, kepedulian bersama atas isu-isu strategis selalu menjadi topik dalam pertemuan AIPA yang dikemas dalam bidang politik dan keamanan, ekonomi dan perdagangan, sosial dan budaya serta topik lain seperti keamanan energi, perubahan iklim, keamanan pangan dan manajemen penanganan bencana.

Untuk itu, kata dia, AIPA akan terus-menerus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang dicapai ASEAN yang sekarang telah berjalan selama 45 tahun. "Kesamaan langkah di antara ASEAN dan AIPA merupakan salah satu aspek yang akan ikut menentukan kualitas pencapaian atas berbagai aktivitas dan upaya yang dilaksanakan AIPA, sebab eksistensi AIPA berkaitan langsung dengan tujuan dan eksistensi ASEAN terutama upaya bersama bagi kepentingan masyarakat kawasan," katanya.

Selaku Presiden AIPA, Marzuki menekankan perlunya secara kontemplatif memikirkan implementasi resolusi utama yang berimplikasi langsung terhadap proses transformasi ASEAN. "Kita perlu membangun mekanisme yang tepat agar resolusi dapat teriimplementasi dengan baik, baik yang ditujukan kepada ASEAN maupun yang ditujukan kepada internal AIPA," katanya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.