Marzuki Alie: Sekarang Sulit Cari Pemimpin yang Amanah

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Suhendra

TRIBUNNEWS.COM, SAMBAS - Ketua DPR RI Marzuki Ali memuji perkembangan Kabupaten Sambas saat ini, bahkan perkembangan tersebut sudah tampak dengan mekarnya kabupaten Sambas dengan Bengkayang dan Sambas.

“Saya melihat Sambas ada perkembangannya, dan saya selalu pantau sejak pemekaran wilayah di Kabupaten Sambas,” ujar Marzuki Ali saat menyampaikan sambutannya pada Safari Ramadhan di aula Balairung Sari, Sabtu (20/8/2011).

Dikatakannya, pembangunan sangat penting namun sulit untuk mencari pemimpin maupun orang yang amanah.

”Penyakit amanah yang menggeroti bangsa ini adalah korupsi, bukan hanya di tingkat pusat saja bahkan korupsi sampai di tingkat daerah, kalau ada kesempatan langsung dikorupsi,” katanya.

“Maka perlu manusia yang mempunyai integritas selain kemampuan intelektual, kecerdasan spiritual saat ini sangat diperlukan. Banyak orang pintar pada bangsa ini, namun tidak melaksanakan sesuai ajaran agama karena sangat dipengaruhi oleh lingkungannya,” ujarnya.

Marzuki juga meminta agar pendidikan moral harus diperhatikan. “Saya ingatkan kepada Ibu Bupati, bahwa pembangunan tidak hanya infrastruktur saja tapi moral juga perlu dibangun, jangan sampai menyesal nanti, karena hanya menghasilkan orang pintar saja tapi belum tentu mempunyai moral,” katanya.

Dia juga menyinggung terkait kesejahteraan masyarakat. “Kalau ada masyarakat yang kelaparan, jangan langsung disalahkan presidennya, atau gubernurnya. Itu salah sekali, tapi harus melihat daerahnya sendiri, paling bawah lagi tetangganya sendiri,” ujarnya.

Bupati Sambas, Juliarti Djuhardi Alwi meminta agar pemerintah pusat memperhatikan pembangunan kabupaten Sambas, terutama kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

”Benang merah penanganan perbatasan adalah sarana infrastruktur seperti sarana dan prasarana jalan, karena kalau sudah ada jalan dan jembatan maka sosbudhankamnas akan baik, begitu juga kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sambas ini juga mengungkapkan pengembangan sarana dan prasarana kawasan perbatasan sudah meningkat, bila dibandingkan sebelumnya.

Bupati Sambas juga mengusulkan kepada pemerintah pusat di antaranya pembangunan jalan strategis nasional, di antaranya pembangunan jembatan Mensere hingga tembus ke Paloh, dan pembangunan sumber air baku, asrama haji, dan stadion olahraga Sambas,” ujarnya.

Menjawab usulan Bupati Sambas, anggota DPR RI Dapil Kalbar yang juga termasuk anggota Badan Anggaran DPR RI, Albert Yaputra akan memperjuangkannya di tingkat pusat.

“Kita konsen untuk membangun kawasan perbatasan terutama insfrastruktur sarana dan prasarana jalannya serta usulan yang disampaikan Bupati Sambas lainnya,” katanya.

Marzuki Ali seusai memberikan sambutannya, langsung menerima draf proposal pengusulan pembangunan dari Bupati Sambas, Juliarti Djuhardi Alwi. Acara kemudian dilanjutkan berbuka puasa bersama jajaran Muspida Kabupaten Sambas.