Masa Depan Skincare Lokal Menjanjikan, Eveskin Dapat Pendanaan untuk Semakin Terdepan

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Eveskin, produk skincare lokal terbaru yang mengkampanyekan “CHANGE YOUR SKIN FOREVER” (merubah kulitmu selamanya) yakin akan menjadi produk skincare fenomenal, dapat bersaing dengan merek (brand) internasional, dan menjadi kesayangan para beauty lover karena mengedepankan efektifitas dan model bisnis inovatif yang menciptakan kemandirian finansial bagi banyak orang.

PT Inti Medika Internasional bersama dengan Blackstone Capital memimpin pendanaan tahap awal (seed funding) kepada startup kecantikan, Eveskin. Pendanaan ini ditargetkan mencapai 50 miliar rupiah untuk periode kuarter kedua (Q2) sampai kuarter ketiga (Q3) tahun 2022. Dana segar ini akan digunakan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis dan merekrut lebih banyak Sumber Daya Manusia (SDM), pemodalan agen di seluruh Indonesia, dan menciptakan produk-produk skincare lokal inovatif berkualitas tinggi.

Eveskin adalah produk skincare dari PT Inti Medika Internasional yang juga akan segera meluncurkan klinik kecantikannya di beberapa kota. Startup ini didirikan oleh La Rose sebagai Chief Financial Officer (CFO) dan Delli Iman yang menjabat Chief Marketing Officer (CMO), dan Didin Aminudin menjabat sebagai Komisaris Utama.

Delli Iman sendiri adalah mantan pendiri merek skincare lokal yang saat itu cukup dikenal di dunia produk kecantikan dan kalangan pebisnis online. Ide untuk mendirikan produk yang inovatif ini, yaitu merek dan produk yang memiliki daya saing tinggi, ia peroleh ketika mendapati banyaknya kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan, akan produk skincare lokal berkualitas baik dan efektif.

Produk skincare lokal yang berkualitas

Inti Medika dan Blackstone Capital investasi bisnis kecantikan, Eveskin.
Inti Medika dan Blackstone Capital investasi bisnis kecantikan, Eveskin.

“Produk skincare lokal banyak diminati karena lebih cocok untuk kulit orang Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan produk skincare lokal yang berkualitas baik dan efektif. Caranya ialah dengan menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dan bahan-bahan yang sangat baik. Pertemuan dan pertemanan saya dan pak Aldi Sky melahirkan ide keren ini, produk yang diformulasikan sedemikian rupa dan hanya memiliki satu tujuan yang ditawarkan kepada konsumennya: efektifitas”, katanya dalam siaran pers, Senin (23/8).

Menurut Aldi Sky Wungkana, Managing Partner Blackstone Capital sekaligus CEO Eveskin, "Produk yang ada di pasar belum bisa memenuhi kebutuhan perawatan kulit orang Indonesia yang beragam, sedangkan tren pengguna kosmetik selalu meningkat dan Indonesia diprediksi jadi pasar kelima terbesar di dunia. Apa solusinya? Produk yang baik dan tepat guna. Kami tidak akan bakar duit hanya untuk pemasaran supaya produk diterima pasar, lebih baik kami fokus di SDM dan teknologi pengembangan produk supaya Eveskin dapat menjadi solusi yang tepat untuk konsumen, bukan hanya sekedar produk kecantikan saja.” Saat ditanya apakah ini bisnis MLM? Aldi dengan tegas menjawab, "No! Eveskin merupakan merek (brand) skincare dari perusahaan retail kecantikan dan layanan kesehatan PT Inti Medika yang mendistribusikan produknya ke konsumen melalui Distributor, Agen dan Reseller baik secara langsung maupun online (marketplace)." Kemudian ia juga mengutarakan dukungannya atas langkah strategis pemerintah mendorong program substitusi impor sebesar 35 persen di industri kosmetik pada 2022 mendatang dengan mengutip Fungsional Analis Kebijakan Muda Kemperin, Fitria Rahmawati, dalam webinar “Strategi Memperkuat Penetrasi Produk Kosmetik Lokal di Pasar Domestik: Pentingnya Pengendalian Impor Kosmetik”.

Rinaldi Yulias, COO Blackstone Capital menambahkan, "Untuk sementara, Eveskin akan memiliki gudang logistik (fulfillment) di 25 kota. Lalu kami akan ekspansi ke kota-kota lain dan mancanegara ketika kami cukup siap bersaing dengan merek (brand) internasional. Singapura, Vietnam, Filipina, dan Taiwan dipastikan akan menjadi pasar Eveskin berikutnya karena secara teknis mitra-mitra kami sudah siap di negara-negara tersebut."

Menjajaki kemitraan dengan perusahaan riset Eropa dan Korea Selatan

Inti Medika dan Blackstone Capital investasi bisnis kecantikan, Eveskin.
Inti Medika dan Blackstone Capital investasi bisnis kecantikan, Eveskin.

Saat ini, pihak Eveskin juga sedang dalam proses menjajaki kemitraan dengan perusahaan riset Eropa dan Korea Selatan, termasuk menggandeng perusahaan BUMN untuk mengembangkan produk perawatan wajah dan tubuh sekaligus membangun teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen sehingga memiliki akurasi efektifitas yang cukup tinggi, kemudian memproduksinya secara lokal.

Produk kecantikan Eveskin dibanderol dengan harga berkisar Rp65.000 - Rp200.000. “Konsumen kami bisa mendapat produk kecantikan Eveskin langsung dari situs Eveskin; ataupun dari teman-teman reseller di media sosial dan marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada; serta agen-agen terdekat dan distributor resmi di kota tempat tinggalnya”, kata La Rose. "Target kami, pada Q2-Q3 2022 nanti, Eveskin diharapkan sudah dapat hadir di setiap kota di Indonesia supaya produk dan layanan kami bisa menjangkau lebih banyak orang." Aldi Sky Wungkana menambahkan, "Eveskin tidak hanya akan menjadi produk skincare fenomenal, tetapi dengan metode bisnisnya, Eveskin juga akan menjadi katalis ekonomi yang positif bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan Eveskin memiliki misi untuk menciptakan kemandirian finansial, khususnya bagi perempuan. Pada dasarnya semua perempuan itu cantik, makanya harus pintar rawat diri dan memastikan agar kesejahteraannya terjamin.”

Produk skincare Eveskin akan dapat segera dimiliki dan dinikmati manfaatnya oleh banyak orang setelah peluncuran perdana yang rencananya akan diselenggarakan di hotel bintang lima di Jakarta dengan menghadirkan public figure, ahli kesehatan, dokter kecantikan, praktisi bisnis dan media nasional dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel