Masa Karantina Berakhir, Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Dilepas ke Klub Masing-masing

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Para pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2020 menyelesaikan masa karantina di Jakarta pada Kamis (6/1/2022). Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melepas secara simbolik para pemain ke klub masing-masing.

Rangkaian acara pelepasan pemain Timnas Indonesia dimulai dengan kegiatan makan siang bersama seluruh pemain, staf, dan ofisial. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Mochamad Iriawan dan pelatih Shin Tae-yong.

Dalam sambutannya, Iriawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf, dan pelatih, yang sudah bekerja keras selama Piala AFF 2020. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tak lupa kembali mengaku bangga dengan perjuangan para pemain.

"Terima kasih kepada semua seluruh pemain, staf, ofisial dan teman-teman yang tergabung dalam Timnas Indonesia. Terima kasih anak-anakku yang sudah berjuang keras untung mengharumkan nama Indonesia," kata Mochamad Iriawan.

"Kalian mulai hari ini akan kembali dilepas ke klub masing-masing, mungkin kepada keluarga kalian. Saya apresiasi penampilan kalian yang luar biasa di Piala AFF 2020," tegas Iriawan.

Pemain Timnas Indonesia kembali ke klub dan langsung fokus berkompetisi di BRI Liga 1 2021/2022. Mereka harus menunjukkan penampilan terbaik agar kembali dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 yang akan berkompetisi di Piala AFF U-23 2022.

Masa Depan Cerah

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)
Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Mochamad Iriawan memprediksi masa depan Timnas Indonesia bakal cerah. Apalagi mayoritas pemain yang berlaga di Piala AFF 2020 berusia di bawah 25 tahun.

Meskipun masih muda, Iriawan menyebut mereka memiliki mental yang bagus menghadapi lawan-lawan tangguh. Menurut Iriawan, itu adalah kemajuan yang signifikan di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

"Dari segi umur dan kompetisi yang baru empat bulan berjalan dan baru dua minggu di klub artinya waktu singkat dan pemain muda, akan tetapi main luar biasa. Kalian bisa kalahkan Malaysia dan Singapura hingga masuk final," ujar Iriawan.

"Itu kemajuan luar biasa. Kalian bermental baja sehingga menyuguhkan permainan yg luar biasa," tegas Iriawan.

Keenam Kalinya

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AP/Suhaimi Abdullah).
Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AP/Suhaimi Abdullah).

Kekalahan di final Piala AFF 2020 menjadi kegagalan keenam kalinya sepanjang sejarah. Timnas Indonesia kini menjadi tim paling sering gagal di final turnamen tersebut.

Timnas Indonesia menjadi runner-up 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Artinya sejak turnamen digelar pada 1966, Skuad Merah Putih belum pernah jadi juara.

Adapun buat Thailand, gelar Piala AFF 2020 menjadi yang keenam kalinya setelah 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, dan 2020. Pencapaian itu membuat Thailand menjadi tim paling sukses di Piala AFF.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel