Masa Penahanan Vanesha Khong dan Adik Indra Kenz Diperpanjang

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan Agung telah memperpanjang masa penahanan terhadap kekasih dari Indra Kesuma alias Indra Kenz, Vanessa Khong serta adik Indra Kenz yakni Nathania Kesuma, dan calon mertua Indra Kenz, Rudiyanto Pei.

Diketahui, ketiganya telah menjadi tersangka atas kasus dugaan investasi ilegal binary option aplikasi Binomo.

"Kejaksaan Agung sudah mengeluarkan surat perpanjangan penahanan pada hari Senin 25 April 2022, terhadap tersangka atas nama VK, RP, dan NK," kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Selasa (10/5).

"Masing-masing dengan nomor 1721 e3 eku 14, 2022 atas nama VK. Kemudian nomor 1722 e3 eku 14, 2022 atas nama RP dan nomor 1723 e3 eku 14, 2023 atas nama NK mulai tanggal 11 Mei sampai dengan 19 Juni 2022," sambungnya.

Perpanjangan masa penahanan terhadap para tersanga tersebut dilakukan selama 40 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

"Ketiganya dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari di rutan Bareskrim Polri untuk kepentingan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Diketahui, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang tersangka baru kasus investasi ilegal binary option aplikasi Binomo. Salah satu tersangka baru adalah pacar Indra Kenz yakni Vanessa Khong.

"Tersangka Vanessa Khongs alias VK (pacar tersangka IK)," kata Dirtipiddeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Selain itu, ayah Vanessa Khong, Rudiyanto Pei serta adik Indra Kenz, Nathania Kesuma juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

"Mereka dipersangkakan berdasarkan pasal 5 dan atau pasal 10 Undang- Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP," kata Whisnu.

Mereka nantinya akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Hari Kamis, 14 April 2022 terkait dengan transaksi dan aliran dana terhadap tersangka.

"Terhadap tiga orang tersangka tersebut terdapat aliran dana dari Tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dan diduga membantu untuk menempatkan atau menyamarkan dana atau sembunyikan dana hasil dari kejahatan yang dilakukan Tersangka," tutupnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel