Masa Tunggu hingga 29 Tahun Tak Surutkan Calon Jemaah Haji di Semarang buat Mendaftar

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menyatakan masa tunggu keberangkatan haji mencapai 29 tahun. Masa tunggu keberangkatan ibadah haji sendiri juga tergantung pada banyak atau sedikitnya kuota yang ditentukan Arab Saudi.

"Untuk masa tunggu keberangkatan ibadah haji kurang lebih 29 tahun. Itu saja baru perkiraan kita. Jadwal pemberangkatannya berdasarkan dengan kuota terakhir yang ditentukan oleh Kerajaan Arab Saudi. Dan daftarnya langsung masuk ke sistem," kata Kepala Kemenag Kota Semarang, Muklis Abdillah, Selasa (21/6).

Meski masa tunggu mencapai puluhan tahun, masih banyak minat masyarakat datang ke Kemenag Kota Semarang mendaftarkan diri setiap harinya. Bila dilihat dari data yang tercatat sangat fluktuatif.

"Pendaftarnya setiap hari berdatangan. Saban hari ada 25 orang. Kadang 30, 40 orang sangat bervariasi. Tapi kalau direkap ada sekitar ratusan ribu pendaftar," ungkapnya.

Terkait biaya ibadah haji yang selalu berubah, menurut dia besaran nilainya biasanya ditentukan dari hasil survei di lapangan serta rapat koordinasi yang digelar pemerintah pusat. Nantinya besaran biaya ibadah haji kemudian dikaji secara matang oleh Kemenag RI dengan mempertimbangkan kebutuhan kuota di masing-masing kabupaten/kota.

"Tahapannya Kemenag akan menghitung jumlah kebutuhan sesuai dengan hasil observasi. Tim Kemenag lalu kroscek ke lapangan. Setelah itu dihitung apakah biaya haji diturunkan atau dinaikan. Jadi besaran biaya haji selalu ditentukan dari situasi dan kondisi di lapangan," jelasnya.

Bagi calon haji yang telah meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci, bisa digantikan anak atau kerabatnya. Adapun syarat administrasi yang ditentukan dengan mencakup identitas diri, alamat domisili dan dilakukan verifikasi ulang.

"Kalau ada calon jemaah yang meninggal, boleh diganti anak atau kerabat dekatnya. Syarat administrasinya bisa diurus di kantor Kemenag," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel