Masalah Hidrolik, Garuda Balik ke Cengkareng

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta -Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menyebut pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 834 tujuan Singapura return to base. "Balik ke Cengkareng karena hidrolic trouble," kata Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI, Wisnu Darjono, melalui pesan singkat kepada Tempo, Kamis, 8 Agustus 2013.

Masalah hidrolis itu membuat pesawat harus mendarat di landasan pacu sisi utara Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.12 WIB. Sehingga landasan pacu harus dioperasikan secara khusus untuk Garuda atau blocked runway selama tujuh menit.

Wisnu melanjutkan, pada pukul 18.00 cuaca di Bandara Soekarno-Hatta sangat buruk. "Jarak pandang sekitar 500 meter," ujarnya.

Buruknya cuaca telah menyebabkan banyaknya keterlambatan dan penundaan penerbangan. Ia mengungkapkan, pukul 18.00 WIB - 20.00 WIB adalah waktu tersibuk di Bandara Soekarno-Hatta.

Jadi, Wisnu menuturkan, gangguan cuaca buruk dan blocked runway membuat lalu-lintas di landasan pacu semakin padat. "Air traffic controllers (ATC) bekerja semakin keras mengatur penerbangan," katanya.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat

Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana | Idul Fitri 2013 | Ahok vs Lulung | Anggita Sari

Berita Terkait

Sudah 9 Saksi Sisca Yofie Diperiksa Polisi 

Polisi Periksa Lima Kawan Kerja Sisca Yofie 

CCTV Rekam Sisca Yofie Dijambak dan Diseret

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...