Masih Berduka dan Mulai Berdinas, Ridwan Kamil Minta Waktu Beradaptasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku masih membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dari duka sepeninggal putranya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. Kegiatan takziah masih berlangsung di Gedung Pakuan di tengah agenda kedinasan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Beberapa pejabat hingga politisi masih mendatangi rumah dinas Gubernur Jawa Barat. Pada Selasa (7/6), rombongan petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) secara langsung menyampaikan duka dan mendoakan Eril segera ditemukan.

Beberapa petinggi partai yang datang di antaranya Ketua Umum (Ketum) Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Hatta Rajasa, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan anggota DPR RI, Desy Ratnasari.

Ketenangan Ridwan Kamil Dipuji

Hatta Rajasa memuji ketegaran Ridwan Kamil yang ditunjukkan saat menerima tamu. "Gubernur ini tegar sekali dalam menghadapi cobaan. Jadi kami mendoakan, menghibur, semoga keluarga dapat melewati masa-masa yang sedih ini dengan sabar," terangnya.

Sedangkan Zulkifili Hasan menyebut tidak mudah bagi dirinya untuk bertemu dengan sahabat yang sedang tertimpa musibah. Hari ini dianggap waktu yang paling tepat untuk bertemu dengan Ridwan Kamil beserta keluarganya.

"Kami memang datang hari ini tidak awal-awal karena terus terang tidak mudah. Kami saja terasa berat dan terpukul sebagai seorang sahabat Kang Emil. Tidak bisa melukiskan dengan kata-kata," jelasnya.

"Alhamdulillah saya bersyukur bahwa gubernur kita ini sangat luar biasa dengan mental yang tegar sekali. Sudah bisa cerita, bisa bekerja. Itu sangat luar biasa," terangnya.

Mulai Berdinas

Seusai menerima tamu, Ridwan Kamil pun mendatangi dan menyapa wartawan sebelum berangkat menjalani agenda kedinasan.

"Yang substansinya mah nanti yah. Saya cuman mau ngucapin terima kasih saja. Sehari dua hari saya masih beradaptasi, nanti ada waktu untuk ngobrolnya lebih panjang lebar lah ya," kata dia singkat dengan suara pelan.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Jabar, Wahyu Mijaya menyebut gubernur sudah mulai menjalankan beberapa kegiatan kedinasan, meski masih ada sejumlah pembatasan.

"Jumlah (kegiatan) kita coba sesuaikan terlebih dahulu untuk tidak langsung berkegiatan seperti semula dengan jumlah kegiatan yang terlalu banyak. Sementara kita sesuaikan terlebih dahulu. Kemudian nanti juga melaksanakan pengajian serta takziah yang terjadwalkan," ujar Wahyu. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel