Masih Ingat Kotak Telepon Umum Merah yang Ikonik di Inggris? Begini Nasibnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, London - Ribuan kotak telepon umum merah ikonik Inggris akan dilindungi dari penghapusan di bawah aturan baru, regulator telekomunikasi Inggris mengatakan Selasa 9 November 2021.

Kotak telepon umum publik itu mungkin terlihat seperti peninggalan usang di era digital sekarang, tetapi regulator Ofcom mengatakan mereka masih bisa menjadi saluran hidup bagi orang yang membutuhkan.

Regulator tersebut mengusulkan aturan untuk mencegah penutupan 5.000 kotak telepon di daerah dengan jangkauan seluler yang buruk, seperti dilansir dari AP, Selasa (16/11/2021).

Pasalnya, kotak telepon di daerah yang dianggap sebagai lokasi kecelakaan atau bunuh diri, mereka menerima lebih dari 52 panggilan telepon dalam 12 bulan terakhir.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Daerah Pedesaan Masih Menggunakan Telepon Umum

Warga bermain handphone di samping kotak telepon di Gang Kepatihan, Jalan Veteran, Kebon Kelapa, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/3). Gang Kepatihan mengusung tema internasional. (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bermain handphone di samping kotak telepon di Gang Kepatihan, Jalan Veteran, Kebon Kelapa, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/3). Gang Kepatihan mengusung tema internasional. (merdeka.com/Arie Basuki)

Ofcom mengatakan masih ada sekitar 21.000 kotak telepon umum di seluruh negeri, dan hampir 150.000 panggilan ke layanan darurat dilakukan dari kotak telepon pada periode Mei 2019 hingga Mei 2020. Sekitar 45.000 panggilan juga dilakukan ke saluran bantuan lain seperti Samaria.

“Beberapa kotak telepon yang kami rencanakan untuk dilindungi digunakan untuk melakukan panggilan dalam jumlah yang relatif rendah. Jika salah satu dari panggilan itu berasal dari anak yang tertekan, korban kecelakaan atau seseorang yang berniat bunuh diri, saluran telepon umum itu dapat menjadi penyelamat pada saat dibutuhkan,” kata Selina Chadha, direktur konektivitas Ofcom.

“Kami juga ingin memastikan bahwa orang-orang yang tidak memiliki jangkauan seluler, seringkali di daerah pedesaan, masih dapat melakukan panggilan,” tambahnya.

BT Group, sebelumnya British Telecom, mengatakan hampir setengah dari kotak telepon umum di Inggris telah dicopot karena pertumbuhan industri telepon seluler.

Dikatakan lebih dari 6.500 kotak panggilan yang tidak digunakan sejauh ini telah diubah menjadi perpustakaan komunitas mini, galeri seni atau unit penyimpanan untuk defibrillator publik di bawah rencana yang disebut "Adopt a Kiosk," yang memungkinkan organisasi lokal untuk membeli kotak telepon umum merah seharga $1,40 atau sekitar Rp 1,9 juta dan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel