Masih Periksa Berkas, Kejagung Belum Bahas Penahanan Putri Candrawathi

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagug) RI menyatakan belum melakukan komunikasi terkait pertimbangan apakah bakal menahan tersangka Putri Candrawathi, ketika nanti kasus telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Belum ada komunikasi, setelah tahap dua baru kita lihat," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana kepada wartawan, di Jakarta Selatan pada Kamis (22/9).

Ketut enggan berandai-andai, karena keputusan menahan atau tidak para tersangka, termasuk Istri Ferdy Sambo tersebut ada pada kewenangan jaksa penuntut umum (JPU) nantinya setelah kasus dinyatakan lengkap dan masuk tahap II.

"Nah itu kewenangan penuntut umum," sebutnya.

Adapun dalam perkara ini, Kejagung telah menerima pelimpahan berkas dari penyidik kepolisian perihal kasus pembunuhan berencana yang mana terdapat lima tersangka, diantaranya Putri Candrawathi.

Kemudian Ferdy Sambo, Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, dan asisten rumah tangga KM alias Kuwat Maruf. Mereka adalah para tersangka yang secara bersama-sama terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Adapun para tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sementara Putri tidak ditahan karena keputusan penyidik kepolisian. [ded]