Masih Takut COVID-19, Wisatawan ke Bandung Anjlok 50 Persen

Agus Rahmat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kedatangan wisatawan ke Kota Bandung, Jawa Barat disebut mengalami anjlok secara signifikan. Hal ini lantaran terdampak pandemi COVID-19, yang sudah berlangsung setahun ini.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat, wisatawan dalam negeri maupun domestik turun 50 persen atau 3,2 juta.

“Kemarin di tahun 2020, kita hitung berdasarkan jumlah kedatangan dari bandara, stasiun kereta api dan terminal, untuk wisatawan mancanegaranya hanya berjumlah 21 ribu,” jelas Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Tantan Surya, Jumat 19 Maret 2021.

Baca juga: Pendukung Habib Rizieq Mebeludak, Jalan Depan PN Jaktim Ditutup

Penurunan itu berimbas pada pendapatan daerah yang mencapai Rp391 miliar. "Jumlah tersebut didapat dari okupansi hotel, restoran dan hiburan yang sebelumnya itu sekitar Rp780 miliar atau sekitar 33 persen dari PAD,” terangnya.

Untuk menangani penurunan itu, pihaknya optimis akan mendapat penambahan pemasukan dari sektor pariwisata dengan relaksasi ekonomi dengan target 24 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Kepariwisataan, Edward Parlindung menambahkan, laju wisatawan dalam relaksasi masa pandemi ditargetkan mencapai angka 3 juta. Target itu dinilai realistis, karena pemulihan ekonomi masih belum stabil.

“Memang destinasi wisata kita terbatas. Namun ke depan kita juga sedang mengembangkan destinasi wisata lain. Mudah-mudahan bisa menjadi daya tarik di kemudian hari,” katanya.