Masih Trauma Kecelakaan Maut Bekasi, Murid SD Kota Baru Libur sampai Pekan Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Murid dan guru di SDN II dan III Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, masih trauma dengan kecelakaan maut yang terjadi di depan sekolah itu. Libur mereka pun diperpanjang hingga pekan depan.

"Kegiatan belajar mengajar belum bisa dilaksanakan hari ini, karena pasca kecelakaan murid dan guru masih trauma," ucap Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bekasi Barat, Misan Sanusy, Senin (5/9).

Kecelakaan maut yang terjadi di depan SDN II dan III Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi terjadi pada Rabu (31/8) kemarin. Akibat kejadian ini, 10 orang meninggal dunia. Empat di antaranya murid sekolah itu.

Setelah kecelakaan maut, guru dan murid SDN II dan III Kota Baru diliburkan selama tiga hari. Namun kebijakan tersebut diperpanjang karena kondisi murid masih trauma akibat peristiwa kecelakaan.

"Awalnya memang Dinas Pendidikan memberikan waktu tiga hari, Kamis, Jumat dan Sabtu, Seninnya masuk. Namun kebijakan dari Dinas Pendidikan dan KPAI juga maka ditambah liburnya menjadi tanggal 12 September," ucapnya.

Bendera Setengah Tiang

Dia mengatakan, pihak K3S Bekasi Barat bersama guru SDN Kota Baru II dan III akan menggelar kegiatan mengirim doa dan tahlil di sekolah tersebut selama tiga hari ke depan.

"Mudah-mudahan tahlil ini bisa kita laksanakan selama tiga hari dari Senin, Selasa dan Rabu. Kegiatan ini untuk mendoakan para korban kecelakaan, kemudian keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan yang masih dirawat agar cepat sembuh kembali," kata Misan.

Pantauan di lapangan, lokasi kecelakaan maut di depan SDN II dan III Kota Bekasi masih didatangi warga yang ingin melihat langsung. Para guru juga terlihat menaikkan bendera merah putih setengah tiang sebagai ungkapan berkabung.

Kecelakaan maut truk trailer menabrak tiang pemancar sinyal terjadi di depan SDN II dan III Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (31/8). Akibat kejadian ini, empat murid SD dan enam orang dewasa meninggal dunia.

Sedangkan untuk korban luka-luka sebanyak 23 orang. Korban luka dan tewas dievakuasi ke RS Ananda dan RSUD Kota Bekasi. [yan]