Masjid Al-Azhar Tetap Gelar Salat Idul Fitri, Tampung 5.000 Jemaah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Berbeda dengan Masjid Istiqlal Jakarta Pusat yang meniadakan kegiatan salat Idul Fitri 1442 Hijriah, Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan akan menggelar kegiatan salat Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun jemaahnya dibatasi cuma 50 persen.

“Kami akan menggelar salat id di lapangan dengan protokoler kesehatan yang ketat. 50 persen dari kapasitas di lapangan yaitu 5.000an jemaah,” ujar Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar Iding saat dikonfirmasi, Selasa, 6 April 2021.

Untuk diketahui, di Masjid Al-Azhar meniadakan kegiatan Ramadan seperti ngabuburit, buka puasa, hingga sahur bersama.“Ngabuburit tidak ada, buka puasa drive thru, sahur nggak ada kegiatan,” ujar Iding.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengimbau kepada umat Islam agar tetap melaksanakan salat Idul Fitri tahun ini di rumah saja. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penularan COVID-19.

"Masyarakat untuk sebaiknya salat Ied di rumah masing-masing saja nggak apa-apa," kata Yaqut dalam acara Launching Peta Jalan Kemandirian Pesantren di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Selasa sore, 4 Mei 2021.

Ia menjelaskan, Salat Idul Fitri bisa dilakukan tapi hanya di wilayah yang zona hijau dan kuning saja. Hal itu mesti menerapkan protokol kesehatan dengan kapasitas jumlahnya maksimal 50 persen.

"Karena salat Id hukumnya sunah. Sementara, menjaga kesehatan, menjaga keselamatan diri, keselamatan keluarga dan lingkungan itu wajib. Jadi, didahulukan yang wajib daripada yang sunnah," katanya. (oya)

Baca juga: Masjid Istiqlal Resmi Tidak Gelar Salat Idul Fitri 2021