Masjid Istiqlal Siapkan Fasilitas untuk Permudah Penyandang Disabilitas Beribadah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, masjid yang dikelolanya telah selesai direnovasi dengan konsep yang ramah lingkungan bagi semua kalangan. Mulai dari, ramah anak-anak hingga para penyandang disabilitas.

Menurut dia, Masjid Istiqlal menyediakan sejumlah fasilitas yang mendukung penyandang disabilitas saat hendak melakukan ibadah. Salah satunya, adanya lift khusus untuk penyandang disabilitas.

"Nah khusus untuk rekan-rekan dari disabilitas ini, kami sudah siapkan lift yang diperuntukkan bagi disabilitas yang akan beribadah. Lift tersebut tersambung dengan akses yang dilalui rekan-rekan disabilitas," kata Nasaruddin dikutip dari siaran pers, Sabtu (17/4/2021).

Selain lift, dia menyebut Masjid Istiqlal menyiapkan parkir kendaraan khusus penyandang disabilitas. Saat turun dari mobil, mereka akan langsung dipandu dengan logam-logam yang akan memandu jalan menuju lift.

"Jadi selain disabilitas tidak boleh parkir di situ. Saat turun dari mobil, disabilitas akan dipandu oleh logam-logam yang berbaris jadi rekan-rekan disabilitas lebih mudah untuk mengidentifikasi lewat mana dan mau kemana sampai menuju lift," jelas dia.

Bukan hanya itu, Masjid Istiqlal juga membuat lift dengan kaca transparan. Hal itu agar siapapun yang melihat liftnya macet atau mati bisa melakukan pertolongan bagi disabilitas yang berada di dalam lift itu.

"Untuk tempat wudhu pun telah disesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas," ujar Nasaruddin.

Disambut Baik Stafsus Jokowi

Angkie Yudistia tengok vaksinasi COVID-19 bagi disabilitas. Foto: Instagram @angkie.yudistia.
Angkie Yudistia tengok vaksinasi COVID-19 bagi disabilitas. Foto: Instagram @angkie.yudistia.

Staf Khusus Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Angkie Yudistia menyambut baik dengan disiapkannya berbagai fasilitas dan kemudahan bagi disabilitas yang hendak melakukan ibadah di Masjid Istiqlal.

Dalam kunjungannya ke Masjid Istiqlal, Angkie mengatakan masjid ini merupakan masjid yang paling banyak dikunjungi oleh seluruh lapisan masyarakat untuk beribadah. Termasuk penyandang disabilitas di bulan Ramadan ini.

"Kehadiran saya (ke Masjid Istiqlal) untuk memastikan bahwa aksesibilitas buat penyandang disabilitas yang mau melakukan ibadah di Masjid Istiqlal ini sudah tersedia atau belum, dan alhamdulilah tadi kita lihat masjid kebanggaan kita ini sudah ramah terhadap penyandang disabilitas," tutur dia.

Dia mengaku kehadirannya ini merupakan langkah dan upaya mengimplementasikan arahan Presiden Jokowi dalam hal pemenuhan hak penyandang disabilitas. Kegiatan ini, kata Angkie, merupakan bagian dari gerakan Gerakan Indonesia Bisa yang dicanangkannya.

Adapun gerakan tersebut adalah sebuah gagasan untuk membangun Indonesia yang inklusif bagi masyarakat umum dan khususnya bagi disabilitas. Angkie pun berharap masjid dan tempat ibadah lainnya bisa turut menyiapkan fasilitas yang memudahkan semua kalangan untuk beribadah.

"Kita ketahui memang masih banyak masjid dan tempat ibadah lainnya yang belum ramah dengan disabilitas dalam hal ini fasilitasnya," ucap Angkie.

Saksikan video pilihan di bawah ini: