Masjid–masjid Bersejarah di Jakarta (3)

Masjid Al-Atiq, Tempat persembunyian Pitung dari kejaran Belanda

Jakarta, C&R Digital - Masjid ini dibangun oleh dari Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Banten pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra dari Sunan Gunung Jati dari Cirebon.

Sebelum dinamai Al-Atiq oleh Gubernur DKI Jakarta Ali sadikin pada era tahun 1970-an, masjid ini dulunya bernama Masjid Kandang Kuda yang kemudian berubah menjadi Masjid Jami Kampung Melayu. Secara lisan, masjid ini diyakini sebagai masjid tertua di Jakarta, mengingat kata Al-Atiq sendiri memiliki makna tertua.

Masjid yang berlokasi di Kampung Melayu Besar, Jakarta Selatan, ini dulunya pernah menjadi tempat persembunyian Pitung dan Ji'ih yang berhasil kabur dari penjara Meester Cornelis pada tahun 1890. Saat itu, mereka melarikan diri sambil menjelajah Kali Ciliwung. 

Beruntung bagi mereka, karena ulama dan jamaah masjid mau menolong mereka dengan membiarkan mereka bersembunyi selama berbulan-bulan dari kejaran Opas Belanda.

Menurut cerita yang beredar di penduduk sekitar, banyak peristiwa mistis yang terjadi di masjid ini, seperti tongkat khatib di mimbar masjid yang ajaib. Kabarnya, tongkat itu bisa menyembuhkan penyakit lewat ramuan yang diambil dari serpihan kayu pada tongkat itu. 

 

Selanjutnya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.