Masjid tua di Flores wariskan nilai kebersamaan dan toleransi beragama

Seorang tokoh mengemukakan Masjid Nurjannah Riung, Ngada, NTT, sebagai salah satu masjid tua di Flores, terus mewariskan nilai kebersamaan dan toleransi beragama kepada seluruh umat Islam di wilayah tersebut.

"Nilai yang diwariskan ialah nilai kebersamaan dalam kampung. Di sini toleransi umat beragama tinggi," kata tokoh agama Masjid Nurjannah Riung Mustafa Saban di Kabupaten Ngada, Sabtu.

Masjid Nurjannah berada di Desa Golo Riung, Kecamatan Riung. Masjid itu merupakan salah satu masjid tua di daratan Flores yang dibangun pada Tahun 1916 M atas prakarsa Kraeng Riung Sapraja, Imam pertama Ence Tayyeb, serta kesepakatan para tokoh masyarakat dan tokoh adat Riung.

Sejak masjid itu berdiri, nilai-nilai kebersamaan itu terus diwariskan hingga anak cucu. Bahkan pembangunan masjid itu telah melibatkan warga dari agama lain. Mustafa mengatakan, perbedaan agama bukanlah suatu masalah, karena anggota keluarga inti dalam satu rumah pun bisa berbeda-beda agama.

"Ada satu rumah itu orang tuanya Islam, anaknya Kristen, begitu juga sebaliknya," berharap nilai toleransi dan kebersamaan dalam kampung dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta perhatian pemerintah untuk mendorong pembangunan masjid.

Hal itu dapat menjadi dukungan bagi masjid dalam terus mengembangkan ajaran agama Islam dan berbagai nilai luhur yang telah diwariskan sejak dulu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel