Massa Jenis, Tabel, Rumus, dan Contoh Soalnya yang Perlu Dipahami

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Massa jenis sendiri merupakan salah satu sifat fisika yang dimiliki oleh suatu benda, baik zat padat, cair, maupun gas. Massa jenis juga merupakan salah satu materi pada pelajaran fisika. Bagi kamu yang sudah pernah berkenalan dan begelut dengan mata pelajaran ini tentunya sudah tak asing dengan materi massa jenis.

Fisika adalah salah satu disiplin akademik paling tua, mungkin yang tertua melalui astronomi yang juga termasuk di dalamnya. Salah satu ilmu sains paling dasar, tujuan utama fisika adalah memahami bagaimana alam semesta bekerja. Selain itu, melalui fisika kamu juga bisa mengenal tentang massa jenis.

Massa jenis diperlukan untuk mengukur satuan volume pada beda. Ulasan dan penjelasan mengenai massa jenis ini membantu kamu lebih memahami dan mengehui tentang rumus ataupun cara menghitung massa jenis. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang massa jenis, beserta rumus hingga tabel massa jenis yang penting untuk dipahami, Kamis (22/10/2020).

Massa Jenis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, massa jenis merupakan pengukuran massa setiap volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda ialah total massa dibagi dengan total volumenya.

Kerapatan suatu zat disebut massa jenis, yang dilambangkan dengan ρ (rho), yakni hasil bagi massa zat oleh volumenya. Hal ini sesuai dengan sifat utama dari suatu zat, yakni massa dan volume. Selain memahami pengertian massa jenis, berikut ini keadaan benda dalam air berdasarkan besar dan kecilnya massa jenis benda tersebut :

1. Terapung

Ketika benda terapung tentunya massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis air. Suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih kecil daripada massa jenis air.

Benda dikatakan terapung jika sebagian atau seluruh bagiannya berada di atas permukaan cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke atas, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih besar daripada gaya berat (w).

2. Melayang

Keadaan benda dalam air selanjutnya berdasarkan besar dan kecilnya massa jenis benda yakni melayang. Untuk dapat melayang, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis yang sama dengan massa jenis air. Benda dikatakan melayang jika seluruh bagiannya berada di dalam cairan. Saat benda diletakkan didalam cairan, benda tidak akan bergerak ke atas ataupun ke bawah (melayang) , sehingga gaya ke atas (Fa) sama dengan gaya berat (w).

3. Tenggelam

Untuk dapat tenggelam, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih besar daripada massa jenis air, maka benda akan mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol. Benda dikatakan tenggelam ketika menyentuh dasar wadah air.

Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke bawah sampai menyentuh dasar wadah cairan dan tetap berada di dasar, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih kecil daripada gaya berat.

Lambang, Satuan, dan Dimensi Massa Jenis

Ketika mempelajari salah satu mata pelajaran fisika, salah satunya massa jenis tentunya kamu juga perlu untuk mengetahui satuan dari massa jenis tersebut. Massa jenis dilambangkan dengan simbol Yunani ρ, dibaca rho. Dalam Sistem Satuan Internasional (SI), massa jenis memiliki satuan kilogram per meter kubik (kg/m3).

Berikut ini beberapa konversi yang mungkin berguna:

1 kg = 1.000 gram

1 gram = 0,001 kg

1 m = 100 cm

1 m3 = 1.000.000 cm3 = 106 cm3

1 cm3 = 0,000001 m3 = 10-6 m3

1 ml = 1 cm3

Berdasarkan jenis satuannya, maka massa jenis termasuk ke dalam besaran turunan, yaitu diturunkan dari besaran pokok massa dan panjang. Massa jenis juga termasuk ke dalam besaran skalar, karena hanya dinyatakan dengan angka dan satuan saja, tidak memiliki arah.

Lambang dimensi massa jenis adalah [M][L]-3.

Tabel Massa Jenis Berbagai Zat

Ilustrasi Rumus. (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi Rumus. (Sumber: Pixabay)

Tabel massa jenis berbagai zat ini dapat membantu kamu agar lebih memahami tentang massa jenis tersebut.

1. Nama Zat : Air (4 derajat celcius)

Massa Jenis (kg/m3) : 1.000

Massa Jenis (gr/cm3) : 1

2. Nama Zat : Alkohol

Massa Jenis (kg/m3) : 800

Massa Jenis (g/cm3) : 0,8

3. Nama Zat : Air raksa

Massa Jenis (kg/m3) : 13.600

Massa Jenis (g/cm3) : 13,6

4. Nama Zat : Aluminium

Massa Jenis (kg/m3) : 2.700

Massa Jenis (g/cm3) : 2,7

5. Nama Zat : Besi

Massa Jenis (kg/m3) : 7.874

Massa Jenis (g/cm3) : 7,87

6. Nama Zat : Emas

Massa Jenis (kg/m3) : 19.300

Massa Jenis (g/cm3) : 19,3

7. Nama Zat : Kuningan

Massa Jenis (kg/m3) : 8.400

Massa Jenis (g/cm3) : 8,4

8. Nama Zat : Perak

Massa Jenis (kg/m3) : 10.500

Massa Jenis (g/cm3) : 10,5

9. Nama Zat : Platina

Massa Jenis (kg/m3) : 21.450

Massa Jenis (g/cm3) : 21,45

10. Nama Zat : Seng

Massa Jenis (kg/m3) : 7.140

Massa Jenis (g/cm3) : 7,14

11. Nama Zat : Udara (27 derajat celcius)

Massa Jenis (kg/m3) : 1,2

Massa Jenis (g/cm3) : 0,0012

12. Nama Zat : Es

Massa Jenis (kg/m3) : 920

Massa Jenis (g/cm3) : 0,92

Rumus Massa Jenis

Setelah pengertian hingga tabel massa jenis berbagai benda, berikut ini ulasan mengenai rumus massa jenis yang perlu untuk dipahami.

Rumus massa jenis benda adalah perbandingan antara massa dan volumenya. Secara matematis dituliskan dalam bentuk persamaan:

ρ = m/V

Keterangan:

ρ = massa jenis benda (kg/m3)

m = massa benda (kg)

V = volume benda (m3)

Contoh Soal

Pertanyaan :

Sebuah balok dari bahan kuningan mempunyai panjang 8 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 2,5 cm. Bila diketahui massa jenis balok kuningan tersebut 8.400 kg/m3, berapa massa balok tersebut?

Pembahasan

Diketahui: balok dari kuningan p = 8 cm = 0,08 m l = 5 cm = 0,05 m t = 2,5 cm = 0,025 m ρ = 8.400 kg/m3

Ditanyakan: m = …?

Jawab: V = p x l x t

V = 0,08 m x 0,05 m x 0,025 m = 0,0001 m3 m = ρ x V = (8.400 kg/m3) ( 0,0001 m3) = 0,84 kg

Jadi, massa balok kuningan adalah 0,84 kg.