Massa Skeptis dengan Kembalinya Alonso di F1

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Menariknya, mantan pembalap asal Brasil tersebut pesimistis jika Alonso bakal sukses di petualangan keduanya. Ia mengambil referensi pada kasus Michael Schumacher.

Juara dunia tujuh kali sempat memutuskan pensiun usai merebut runner-up pada 2006 karena ingin menjajal kerja di balik layar. Ia pun menuntaskan kerinduan melaju di lintasan antara 2010 hingga 2012 di belakang kemudi Mercedes.

Sayangnya, pria yang kini berjuang dengan cedera parah di kepala akibat insiden ski, mencatatkan peringkat kesembilan (2010), kedelapan (2011) dan ke-13 (2012). Sementara Alonso kembali ke lintasan F1 setelah dua musim absen dan fokus ke kompetisi mobil lainnya. Bisa saja pembalap 39 tahun itu mengalami nasib serupa.

“Fernando adalah fenomena, talenta yang sulit ditemukan. Bagaimanapun, satu yang tidak boleh dilupakan adalah dia kembali ke tim di mana tak ada satu pun yang terdepan. Ditambah lagi, dia absen tak hadir di Formula 1 selama dua tahun,” katanya dalam wawancara dengan AS, yang dikutip Speedweek.

Baca Juga:

Russell Terpengaruh Cara Kerja Hamilton sebagai Pembalap Bos McLaren Sebut DNA Formula 1 adalah Membangun Mobil Terhebat

“Ini bisa jadi efek negatif, seperti dengan Schumacher, yang tidak kembali ke level sama usai berhenti tiga tahun. Usia juga jadi faktor. Fernando, pembalap 40 tahun, akan bertarung dengan para pembalap berusia antara 20 dan 25 tahun.

“Usia merupakan masalah, meski tentu saja Anda harus tahu bahwa Alonso adalah pembalap yang bisa berhasil. Bagaimanapun kembalinya Alonso, sangat positif untuk Formula 1.”

Felipe Massa pernah bekerja sama dengan keduanya di bawah bendera Ferrari. Ia membalap dengan Schumi pada 2006. Sedangkan driver Spanyol jadi partner selama empat musim.

Sepertinya komentar negatif tak akan dihiraukan Alonso. Ia memilih fokus pada persiapan comeback-nya dengan berbagai tes mengemudi mobil Renault, termasuk menggunakan simulator.