Massimiliano Allegri Ngamuk saat Juventus Keok: Saya Ditendang Seseorang dari Inter Milan!

Bola.com, Roma - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, beberapa kali ngamuk pada pertandingan final Coppa Italia kontra Inter Milan dan akhirnya mendapat kartu merah. Menurut Allegri, ada beberapa penyebab yang membuat dirinya marah-marah, salah satunya dia mengklaim ditendang seseorang dari Inter Milan.

Juventus keok 2-4 dari Inter Milan pada final Coppa Italia di Stadion Olimpico, Kamis (12/5/2022), yang berlangsung dalam 120 menit (perpanjangan waktu).

Dengan kekalahan ini, Juventus mengalami musim tanpa gelar untuk kali pertama sejak 2010/2011. Tak heran, Allegri kesulitan mengontrol emosinya.

Allegri yang murka sepanjang pertandingan di Stadio Olimpico, akhirnya diusir keluar lapangan karena berselisih dengan asisten pelatih Inter Milan, Massimiliano Farris.

Lalu, apa yang membuat Massimiliano Allegri marah-marah?

Sumber Kemarahan Allegri

Giorgio Chiellini dari Juventus, Matthijs de Ligt dari Juventus dan Edin Dzeko dari Inter Milan berebut bola dalam pertandingan sepak bola Serie A antara Juventus dan Inter Milan, di stadion Allianz di Turin, Italia, Minggu, 3 April 2022. (Fabio Ferrari/L
Giorgio Chiellini dari Juventus, Matthijs de Ligt dari Juventus dan Edin Dzeko dari Inter Milan berebut bola dalam pertandingan sepak bola Serie A antara Juventus dan Inter Milan, di stadion Allianz di Turin, Italia, Minggu, 3 April 2022. (Fabio Ferrari/L

“Seseorang dari Inter berjalan melewati saya dan menendang saya. Saya marah dan benar wasit mengusir saya,” jelasnya di Sport Mediaset, seperti dikutip Football Italia.

“Mencari tahu apa yang terjadi tidak mengubah apa pun. Kami hanya perlu memberi selamat kepada Inter karena menang."

"Kami tidak memenangkan satu trofi pun musim ini, kami harus menahan amarah itu untuk musim depan, ketika kami harus kembali menang," imbuh Allegri.

Tetap Puji Perjuangan Pemain Juventus

Penyerang Juventus Paulo Dybala (kiri) berebut bola dengan gelandang Inter Milan Nicolo Barella pada final Coppa Italia di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (12/5/2022) dini hari WIB. Inter Milan juara Coppa Italia 2021/2022 usai menang 4-2 atas Juventus lewat babak perpanjang waktu. (AP Photo/Alessandra Tarantino)
Penyerang Juventus Paulo Dybala (kiri) berebut bola dengan gelandang Inter Milan Nicolo Barella pada final Coppa Italia di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (12/5/2022) dini hari WIB. Inter Milan juara Coppa Italia 2021/2022 usai menang 4-2 atas Juventus lewat babak perpanjang waktu. (AP Photo/Alessandra Tarantino)

Allegri mengklaim Juventus sebenarnya tampil bagus, tapi terpeleset di akhir-akhir. Alhasil, ia tetap berterima kasih atas perjuangan anak asuhnya.

“Itu adalah penampilan yang bagus, tetapi kami terjatuh menjelang akhir. Ada pemain yang tidak sepenuhnya fit dan melakukan semua yang mereka bisa," kata Allegri.

"Ini mengecewakan, tetapi kami hanya bisa berterima kasih kepada mereka atas upaya mereka.”

Kecewa Gagal Membalas Dendam

Allegri mengatakan dalam konferensi pers bahwa biasanya Coppa Italia adalah bagian dari hiasan kue. Tetapi tahun ini Coppa Italia mewakili keseluruhan kiprah Juventus musim ini.

“Kami belajar dari pengalaman ini. Sangat disayangkan, karena kami tidak meraih kemenangan melawan Inter di Serie A dan juga tidak membalas dendam malam ini," keluh Allegri.

"Insiden terkadang dapat merugikan Anda, serta menguntungkan yang lain."

Sumber: Football Italia

Yuk Tengok Posisi Juventus

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel