MasterChef Dikritik Kebanyakan Drama, Ini Pembelaan Ketiga Juri

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kontes memasak yang tayang di stasiun televisi swasta, MasterChef Indonesia sudah memasuki season kedelapan. Di season delapan ini, banyak kritik yang dilayangkan penonton terkait dengan sejumlah drama dalam tayangan tersebut.

Beberapa hal yang sempat menjadi sorotan antara lain insiden piring terbang Chef Juna dan insiden Chef Arnold secara tiba-tiba membanting teflon La Ode saat pressure test.

Lantas, bagaimana tanggapan dari ketiga juri MasterChef Indonesia terkait dengan kritikan tersebut? Chef Renata, Chef Juna dan Chef Arnold pun membahasnya.

"Could we have less drama and more quality cooking please?" ungkap Chef Arnold saat membacakan komentar netizen.

Mendengar hal itu, Chef Renata pun langsung menuai komentar mengejutkan.

"Ngomong ke kontestan lah," kata Chef Renata.

"Kita kalau mereka gak ada drama kalian bilang boring, mereka ada drama kalian bilang settingan jadi maunya gimana pusing ini acara tv. Orang yang namanya Youtube aja bisa disetting-settingan dan dibikin drama dan lain-lain, yang gak ada setan tiba-tiba ada setan, pura-pura dihipnotis apalagi di tv," ungkap Chef Arnold.

Di sisi lain, Chef Juna mengungkapkan bahwa acara yang dipandunya bersama Arnold dan Renata merupakan acara reality show. Karenanya, akan ada drama terjadi. Namun, kejadian tersebut dinilainya adalah kejadian nyata.

"Kita shoot itu block 1 tapi apakah itu scripted drama tidak pernah jadi masalah di satu episode ada drama spontanitas terjadi. Dan ingat this is reality show, yang platformnya memasak jadi kalian harus inget, yang namanya reality show pasti ada drama terjadi mau masalah durasi dramanya dipanjangin tim editing itu saya gak pegang kendali tapi kejadiannya nyata," kata Chef Juna

Renata menambahkan bahwa latar belakang dari para peserta yang beragam juga menjadi pemicu terjadinya sejumlah insiden.

"Natural, mereka orang-orang yang beda datang dari tempat beda-beda, sifat beda-beda tiba-tiba ditaro di satu tempat mereka ga bisa ketemu siapa-siapa ketemu sama itu-itu aja ya udah pasti ada drama," ungkap Renata.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel