Masuk Gedung MK, Said Iqbal dan Andi Gani Serahkan Gugatan Omnibus Law

Bayu Nugraha, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Massa aksi dari buruh yang dikomandoi oleh Said Iqbal dan Andi Gani mulai bergerak ke Mahkamah Konstitusi (MK), Senin, 2 November 2020. Massa tersebut masuk untuk mengawal Said Iqbal dan Andi Gani menuju ke MK.

Said Iqbal yang merupakan Presiden KSPI dan Andi Gani yang merupakan Presiden KSPSI ini masuk melalui area depan Gedung Sapta Pesona. Sebelum keduanya masuk, terlebih dulu masuk barisan dari massa yang membentuk pagar betis di depan gedung MK. Massa tersebut membawa bendera merah putih.

Pada pukul 12.00 WIB, Said Iqbal bersama Andi Gani melewati Gedung Sapta Pesona dan berjalan menuju gedung MK. Tampak terlihat, keduanya berjalan menuju gedung MK dengan didampingi dua orang pengacara.

Baca juga: Polisi Minta PA 212 dan Buruh Jaga Anggota agar Tidak Disusupi

Di depan Gedung Sapta Persona, Said dan Andi disambut oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana beserta jajaran. Mereka berjalan menuju MK dengan didampingi Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto dan Kapolsek Metro Gambir Kompol Kadek Budiarta.

Sementara itu, berdasarkan pantauan VIVA di lokasi, tampak gedung MK dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI. Kedatangan Said Iqbal dan Andi Gani ke MK ini dikawal ketat aparat gabungan TNI dan Polri.

Sebelum menyerahkan naskah gugatan mereka ke MK, keduanya berharap, agar pertimbangan untuk membatalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja ini lebih ditekankan kepada permintaan buruh.

"Kami berharap, agar UU Cipta Kerja ini dibatalkan tanpa pertimbangan apa pun. Hari ini kami ajukan gugatan kami ke MK dan meminta Presiden untuk mengeluarkan Perppu pembatalan UU Cipta Kerja ini," kata Said Iqbal dan Andi Gani, sebelum memasuki gedung MK, Senin, 2 November 2020.