Masuk Jajaran Pemain Tengah Terbaik Liga 1, Bruno Dybal Ungkap Kunci Suksesnya

Bola.com, Jakarta Pemain tengah Persikabo 1973, Bruno Dybal masuk dalam jajaran 5 pemain terbaik sebagai motor serangan hingga pekan ke-11.

Hingga pekan ke-11, pemain asal Brasil itu mencatatkan 1 gol dengan 5 assist dari sembilan laga. Gol ditorehkan Bruno Dybal saat melawan PSS Sleman di Stadion Pakansari pekan ke-10, 15 September.

Bukan hanya itu, pemain yang sudah mengumpul waktu menit bermain sebanyak 751 menit ini pun masuk dalam jajaran pemain yang sangat banyak melakukan passing sukses bersama rekan satu timnya Tegar Infantrie.

Bruno Dybal mengaku senang dengan catatan itu, meski ia mengakui kedepannya masih banyak pertandingan dan harus bisa lebih banyak lagi memberikan kontribusi positif bagiu tim berjulukan Laskar Padjadjaran itu.

Kerja Keras dan Dukungan

Bruno Dybal pun menyebut jika keberhasilannya tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan dari teman-teman satu timnya.

"Saya sangat senang dengan awal yang baik ini di Persikabo, saya berharap liga kembali secepat mungkin untuk melanjutkan pekerjaan bagus ini dari awal. Kunci keberhasilan dikaitkan dengan kerja keras dan dukungan dari seluruh tim," kata Bruno Dybal kepada Bola.com, Jumat malam (11/11/2022).

Selain itu, kondisi tim yang sangat solid membuat proses adaptasinya dengan gaya permainan Persikabo 1973 di tangan Pelatih Djadjang Nurdjaman menjadi bagian penting yang membuatnya nyaman saat turun bermain.

Selalu Andalan

Dari sembilan pertandingan yang dilakoninya bersama Persikabo 1973, hanya satu kali dia menjadi pemain pengganti di awal bergabungnya, atau saat Persikabo menghadapi Persis Solo di Stadion Pakansari, 7 Agustus lalu.

Saat itu Bruno Dybal masuk menit ke 59 dan tak berselang lama memberikan assist untuk gol yang dicetak Gustavo Tocantins.

"Ya, saya beradaptasi dengan sangat cepat ke tim dan diterima dengan sangat baik. Saya merasa sangat senang dan nyaman bermain untuk Persikabo," ungkapnya.

Menanti Kompetisi Lanjut

Sayang, saat performa sedang menanjak, kompetisi Liga 1 pekan ke-11 ditunda hingga saat ini pasca tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter Arema FC.

Sebagai pemain profesional, pemain yang pernah membela Persiraja Banda Aceh ini berharap kompetisi segera dilanjutkan kembali, agar tidak ada penurunan kualitas khususnya para pemain muda yang dimiliki Indonesia.

"Saya sangat berharap kompetisi kembali pada bulan Desember. Saya turut berduka cita dan turut berduka cita atas tragedi di Malang. Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban. Tetapi banyak orang juga bergantung pada sepak bola, pemain, staf, misalnya," tuturnya.

"Saya berharap ini terus menjadi musim yang baik, bahwa kami dapat menyelesaikan musim di posisi terbaik untuk Persikabo," Bruno Dybal mengakhiri pembicaraan.