Masuk Kampung, Polisi Sasar Anak-Anak yang Bermain Tak Pakai Masker

·Bacaan 1 menit

VIVAPolda Metro Jaya akan mulai masuk ke kampung-kampung untuk menyasar anak-anak yang abai dengan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 saat bermain.

"Ini upaya kami untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di kalangan masyarakat," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Senin, 28 Juni 2021.

Anak kecil yang tak pakai masker akan diimbau. Kemudian diberikan masker dan diingatkan untuk bubar jika sedang main dan menimbulkan kerumunan. Teguran juga akan dilakukan kepada orang dewasa yang membuat kerumunan di kampung.

"Enggak pakai masker ditegur dia (oleh tokoh dan kepala RT tersebut), suruh masuk rumah," katanya.

Lebih lanjut, Yusri menyebutkan, pihaknya akan datang dengan membawa mobil yang dilengkapi dengan toa. Polisi akan menggandeng ketua RT setempat dan tokoh agama. "Kalau masyarakat Pak RT-nya langsung menegur warganya, polisi mendampingi," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya mengerahkan personel guna sosialisasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 ke kampung-kampung di wilayah DKI Jakarta, guna menekan penyebaran virus mematikan itu di tengah lonjakan kasus positif.

Patroli dan sosialisasi dilakukan siang hari karena malam hari telah dilaksanakan kegiatan pembatasan mobilitas warga.

"Semua dilaksanakan beriringan, dibentuknya rekan-rekan ini memperkuat PPKM mikro di basis komunitas, dengan cara bertindak patroli keluar masuk kampung untuk menyasar kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat, di samping edukasi untuk terus menggunakan masker," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran kepada wartawan, Jumat, 25 Juni 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel