Masuk ke Garasi Keluarga Cendana, Semua Isinya Bersejarah

Yunisa Herawati

VIVA – Nama keluarga Cendana sangat melekat di sebagian besar benak masyarakat Indonesia. Keluarga tersebut berisi orang-orang penting, yang memiliki kedudukan tinggi di pemerintahan maupun bisnis.

Mulai dari mantan presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana, Bambang Trihatmodjo, hingga Hutomo Mandala Putra. Selama 32 tahun, mereka kerap menjadi sorotan media dan dianggap sebagai keluarga paling berpengaruh di Tanah Air, hingga saat ini.

Baca juga: Daihatsu Indonesia Menunjukkan 'Kesaktiannya'

Meski kini sebagian besar dari anak dan cucu Pak Harto jarang tampil di publik, namun isu mengenai keluarga mereka selalu menarik untuk disimak. Termasuk, koleksi kendaraan yang dimiliki.

Dikutip dari 100kpj, Kamis 14 Mei 2020, seorang pengguna akun Facebook bernama Almi Novanto menceritakan pengalamannya di group Facebook bernama Group Otomotif 1990, kala dirinya mengunjungi rumah keluarga Cendana beberapa tahun lalu.

Koleksi mobil keluarga Cendana

Nama Cendana dipakai oleh keluarga tersebut, karena mereka dulunya menempati rumah yang berada di Jalan Cendana nomor 6-8 Menteng, Jakarta Pusat.

Pada unggahan tersebut, Almi menunjukkan beberapa mobil yang terparkir. Salah satunya, Mercedes-Benz C36 lansiran 1994 milik Bambang Trihatmodjo yang disebut-sebut sebagai unit pertama dari model itu yang menapak aspal Indonesia. Mobil tersebut didatangkan dari luar negeri, dan digunakan saat konferensi APEC 1994.

"Berpose sejenak di kediaman Mantan Presiden RI ke 2 bersama C36 thn 94' pertama yg hadir di Tanah Air milik Putra ketiga beliau, yg sampai saat ini masih berstatus miliknya, yg STNKnya pun masih atas nama sang pendiri Bimantara tersebut," tulis Almi.

Ia menjelaskan, saat ini kendaraan mewah itu jarang sekali digunakan oleh sang pemilik. Meski demikian, tiap dua pekan selalu dibawa berkeliling dan selalu dijaga kebersihannya.

Mobil lain yang juga memiliki nilai sejarah tinggi, yakni Mercedes-Benz G-Class 320. Kendaraan jip itu dibekali dengan pelapis antipeluru, dan dahulu pernah dipakai untuk kegiatan RI-2 alias wakil presiden.