Masuk Siklus Endemi, Wamenkeu: Covid-19 Tetap Ada, Kita yang Menyesuaikan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut kemungkinan Indonesia akan memasuki siklus endemi Covid-19 karena virus asal Wuhan ini tidak akan pernah hilang begitu saja.

Maka untuk memulai kembali hidup normal bersama virus corona masyarakat perlu menyesuaikan diri.

"Kita kemungkinan kita akan masuk siklus endemi, virus tetap ada tapi hidup kita yang menyesuaikan," kata Suahasil di Jakarta, Kamis (28/10).

Walaupun hidup bersama virus namun berbagai aktivitas fisik dan tatap muka sudah bisa dilakukan. Bahkan frekuensinya kemungkinan lebih besar dari yang saat ini dilakukan.

"Kalau kita sudah masuk endemi, kita sudah bisa melakukan kegiatan fisik, face to face lebih banyak," kata dia.

Hanya saja, kata Suahasil masyarakat perlu tetap menjaga protokol kesehatan untuk keamanan bersama. "Hidup dengan virus itu dengan menjaga protokol kesehatan," ungkap dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ekonomi Berjalan

Seorang pekerja medis mempersiapkan tandu di sebuah rumah sakit di Kommunarka, Moskow, Senin (11/10/2021). Infeksi dan kematian virus Corona covid-19 harian Rusia kembali melonjak mendekati level tertinggi yang pernah tercatat di negara ini. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)
Seorang pekerja medis mempersiapkan tandu di sebuah rumah sakit di Kommunarka, Moskow, Senin (11/10/2021). Infeksi dan kematian virus Corona covid-19 harian Rusia kembali melonjak mendekati level tertinggi yang pernah tercatat di negara ini. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)

Hal ini sangat penting demi menjamin perekonomian bisa kembali berjalan. Berbagai aktivitas bisa kembali dilakukan dengan kondisi yang ada saat ini.

"Agar gerak ekonomi dan bisnis tetap berjalan di tengah environment yang baru," kata dia.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel