Masyarakat Belum Daftar MyPertamina Jadi Penyebab Antrean Panjang di SPBU

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Pertamina menyatakan distribusi Bahan Bakar Minyak (Bahan Bakar Minyak) berbasis aplikasi My Pertamina menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu. Ini disebabkan karena banyak masyarakat belum mendaftar di aplikasi MyPertamina.

Manager SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu, Surya Darnawan mengatakan, banyaknya warga yang belum mendaftar aplikasi MyPertamina menjadi penyebab antrean panjang di SPBU.

"Antrean terjadi sejak beberapa waktu lalu dan penyebabnya karena warga belum terdaftar di aplikasi MyPertamina," kata Surya dikutip dari Antara, Selasa (13/9).

Dia menjelaskan, antrean kendaraan di SPBU menjadi kurang kondusif lantaran banyak masyarakat yang baru mulai mendaftar di aplikasi MyPertamina.

Sebab saat ini pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar dan pertalite bagi kendaraan roda empat wajib menggunakan aplikasi.

"Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," ujarnya.

Harga BBM Eceran Naik

Selain itu, panjangnya antrean di SPBU dikarenakan harga eceran BBM mengalami kenaikan yaitu Rp12.000 hingga Rp13.000 per liter.

Sementara itu, salah satu sopir angkot Amron mengaku bahwa dirinya mengalami kesulitan saat mendaftar di aplikasi MyPertamina.

"Saya tidak memiliki ponsel yang mendukung menjadi alasan dirinya belum mendaftar di aplikasi," kata Amron. [idr]