Masyarakat Geger, 2 Helikopter TNI AU Mendarat di Jalan Layang Subang

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sejumlah warga Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, digegerkan oleh mendaratnya dua helikopter milik TNI Angkatan Udara di jalan layang (flyover) Jl. Raya Pamanukan, Selasa 9 Februari 2021.

Dalam data yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi Pangkalan Udara (Lanud) Suryadarma TNI Angkatan Udara, kedua helikopter itu adalah jenis E-120B Colibri dari Skadron Udara 7. Mendaratnya dua helikopter TNI Angkatan Udara tak lain adalah untuk memberikan bantuan logistik, bagi para warga korban banjir di Kecamatan Pamanukan.

Pengiriman bantuan logistik bagi korban banjir dipimpin langsung oleh Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Antonius Adi Nur, dengan mengggunakan helikopter HL1204, dengan pilot Letkol Pnb Luky Indrawan dan Co-pilot Lettu Pnb Deny.

Sementara itu, pilot Kapten pnb Firman yang menjadi dan Co-pilot Lettu Pnb Nata menggunakan helikopter HL-1207, bertugas membawa Bupati Subang, Rohimat. Selain itu, helikopter HL-1207 juga membawa Bupati Subang memantau sejumlah wilayah yang terendam banjir melalui udara.

"Hari ini Lanud Suryadarma telah menerbangkan dua helikopter EC-120B Colibri dari Skadron Udara 7, untuk memberikan bantuan sembako ke daerah banjir di Pamanukan dan mendarat dengan aman di atas jembatan flyover Pamanukan,"

"Dengan menurunkan sembako berupa air mineral, mie instan, makanan siap saji dan pakaian untuk para korban banjir," ujar Danlanud Suryadarma, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Djohn Amarul.

Walaupun bantuan logistik sudah tiba, namun masih ada kendala berarti dalam hal distribusi. Sebab perlu diketahui, wilayah yang dilanda banjir Kabupaten Pamanukan semakin meluas. Oleh sebab itu, pihak Lanud Suryadarma mengambil langkah mengirim bantuan logistik melalui jalur udara.

Selain mengirim bantuan logistik, pihak Lanud Suryadarma TNI Angkatan Udara juga akan menyiapkan sejumlah armada udaranya untuk mengevakuasi korban banjir. Untuk itu, Djohn memastikan unit helikopter Lanud Suryadarma akan terus berstatus siaga.

"Kami akan terus berkordinasi Bersama tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk mengupayakan semaksimal mungkin pengiriman bantuan setiap harinya. Jika cuaca bagus, bantuan akan dikirim melalui jalur udara," kata Djohn.

"Kita akan terus dropping logistik sebisa untuk membantu korban banjir apabila cuaca mendukung. Namun apabila cuaca yang tidak memungkinkan dan masih terjadi hujan, kami akan berhentikan sementara sambil menunggu cuaca yang baik. Kita akan selalu siap membantu dan helikopter akan terus kami siagakan," ujarnya.