Masyarakat Jabar Mulai Enggan Pakai Masker? Ini Jawaban Ridwan Kamil

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bandung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan tingkat kepatuhan penggunaan masker oleh masyarakat masih baik. Pernyataan Ridwan Kamil itu menyanggah adanya tudingan soal kendornya pemakaian masker.

Berdasarkan aplikasi kepatuhan protokol kesehatan saat pandemi yang dimiliki Pemerintah Jawa Barat tingkat kepatuhan masyarakat dalam penggunaan masker berada di angka 91 persen.

"Jadi mungkin yang teramati itu ada di sembilan persen. Tapi mayoritas laporan dari Babinsa, Babinkamtibmas, TNI, Polri yang memberikan laporan harian aplikasi kepatuhan, itu Jawa Barat memakai masker di 91 persen," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan daring dari rumah dinas gubernur, Bandung, Senin, 18 Oktober 2021.

Dari aplikasi serupa Ridwan Kamil mengatakan terpantau pula kepatuhan masyarakat dalam menjaga jarak berada di besaran angka 89 persen.

Selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diberlakukan, Ridwan Kamil mengatakan keterisian ranjang pasien COVID-19 di angka 3,2 persen per hari ini.

"Kita dilapangan terus banyak kegiatan dari Pemda dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan jumlah pemvaksinan. Itu menjadi kewajiban kita untuk saling terus mengingatkan," ucap Ridwan Kamil.

Raihan Vaksinasi COVID-19

Pada, Minggu, 17 Oktober 2021 untuk jumlah raihan vaksinasi dosis pertama di Provinsi Jawa Barat mencapai 51,33 persen.

Besaran tersebut setara dengan 19,46 juta peserta vaksin dari target yang ditetapkan sebanyak 37,91 juta orang. Sementara pada tanggal yang sama untuk vaksinasi dosis dua telah tercapai 28,47 persen dari target.

Infografis Tips Pilih Masker Medis Asli dan Aman Cegah Covid-19.

Infografis Tips Pilih Masker Medis Asli dan Aman Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Tips Pilih Masker Medis Asli dan Aman Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel