Masyarakat Kepri diimbau berwisata aman dan sehat saat Lebaran

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar mengimbau masyarakat berwisata secara aman dan sehat selama mengisi libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Buralimar memprediksi antusiasme wisatawan lokal pada momentum Lebaran tahun ini sangat tinggi, mengingat libur dan cuti bersama yang diberikan pemerintah cukup panjang, yakni terhitung 29 April hingga 8 Mei 2022.

"Wisatawan lokal pasti memadati tempat-tempat wisata, terutama di kawasan pantai," kata Buralimar di Tanjungpinang, Jumat.

Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat dan pengelola tempat wisata saling menjaga keamanan guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, misalnya pengunjung tidak melakukan aktivitas berenang terlalu jauh dari bibir pantai ketika cuaca ekstrem.

Baca juga: Empat desa wisata di Provinsi Kepri lolos 300 besar ADWI 2022

"Cuaca di daerah kita kerap berubah-ubah, sehingga perlu diantisipasi dengan tetap mematuhi anjuran/larangan di area wisata," ujar dia.

Di sisi lain, katanya, masyarakat harus meningkatkan disiplin protokol kesehatan saat berada di antara kerumunan pengunjung di lokasi pariwisata, terutama memakai masker demi mencegah penularan COVID-19.

Selain itu, ia juga meminta pengelola tempat wisata memastikan tempat mereka aman dan nyaman dikunjungi wisatawan, mulai dari menyiapkan area parkir yang memadai, menjaga kebersihan dan menyediakan tempat sampah, serta memperketat protokol kesehatan terhadap para pengunjung.

Dia optimistis kegiatan wisata masyarakat pada Lebaran tahun ini aman dan terkendali dari penyebaran pandemi karena cakupan vaksinasi sangat tinggi, sehingga kekebalan tubuh masyarakat sudah terbentuk untuk menghindari paparan COVID-19.

Baca juga: Gubernur Kepri minta pusat tiadakan karantina PPLN wisata

"Kita yakin geliat wisatawan lokal saat Lebaran akan mendorong perekonomian masyarakat," ucap Buralimar.

Lebih lanjut Buralimar turut mengharapkan momentum Lebaran dapat menarik lebih banyak kunjungan turis asing ke Kepri, khususnya dari negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Apalagi, tambahnya, berbagai kelonggaran telah diberikan pemerintah bagi pelaku perjalanan luar negeri, salah satunya wisman cukup menunjukkan hasil tes Antigen saat masuk ke daerah tersebut.

"Sekarang memang sudah ada wisman masuk ke Kepri, tapi belum terlalu banyak. Setelah Lebaran harapannya bertambah lagi, karena mereka memang sudah lama ingin kemari menikmati wisata kuliner, bahari dan hiburan," demikian Buralimar.

Baca juga: Kapal pertama angkut wisman Singapura masuk ke Kepri Jumat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel