Masyarakat Pesisir Kabupaten Berau Jadi Target Serbuan Vaksin TNI AL

·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut sampai hari ini masih terus melakukan serbuan vaksinasi untuk masyarakat maritim atau pesisir di seluruh Indonesia. Hari ini, masyarakat maritim yang berada di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur kembali menjadi sasaran target serbuan vaksinasi dari jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII.

Danlantamal XIII Laksma TNI Edi Krisna Murti menyatakan, TNI Angkatan Laut dibawah jajaran Lantamal XIII telah bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 2 Kota Tarakan dan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Berau untuk mendukung gerakan vaksinasi nasional sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dia menambahkan, atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Laut, target serbuan vaksin yang dilakukan oleh jajaran TNI AL adalah mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau terkencil.

Sehingga, lanjut Danlantamal, pihaknya bersama sejumlah pihak terkait telah berkomitmen akan mengoptimalkan serbuan vaksinasi di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur agar target kekebalan tubuh masyarakat atau herd immunity masyarakat dapat terbentuk sehingga tidak mudah terpapar virus COVID-19.

"Vaksin yang ada ini bersumber dari KKP Kelas 2, namun tenaga kesehatannya disediakan oleh Lantamal XIII. Kebetulan KKP Kelas 2 Tarakan cakupan kerjanya sampai ke Kabupaten Berau sehingga dilaksanakan di Posal Berau," kata Danlantamal XIII Laksma TNI Edi Krisna Murti melalui keterangan resmi yang diterima VIVA Militer, Kamis, 22 Juli 2021.

Lebih jauh Danlantamal menyampaikan, untuk melawan pandemi COVID-19 dengan target vaksinasi tercapai tidak dapat dilakukan oleh salah satu institusi saja. Menurutnya, seluruh institusi pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat harus gotong royong dan bersama-sama mensukseskan vaksinasi COVID-19 untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di seluruh Indonesia.

"Memang untuk mempercepat vaksinasi tidak bisa sendiri-sendiri harus bersinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan KKP. Semua tujuannya cuma satu, bagaimana bisa menuntaskan atau memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ujarnya.

Lebih jauh dia sampaikan, Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terlibat dalam serbuan vaksinasi yang digelar di Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Berau sebanyak 25 orang tenaga kesehatan gabungan dari Diskes Lantamal XIII, KKP Kelas 2 Tarakan, KKP Kabupaten Berau, dan Puskesmas Sambaliung.

Adapun jumlah dosis vaksin yang hari ini disuntikan sebanyak 250 vaksin jenis Sinovac.

Danlantamal XIII Laksma TNI Edi berharap kepada masyarakat Kabupaten Berau yang belum mendapatkan vaksin agar tidak takut untuk menerima vaksin COVID-19 yang telah disiapkan oleh pemerintah secara gratis.
"Vaksin ini aman, halal dan gratis. Vaksin ini sangat penting untuk mencegah kita agar tidak mudah terpapar virus COVID-19," tegasnya.

Untuk diketahui, selain Danlantamal XIII, sejumlah pejabat daerah Kabupaten Berau turut hadir pula meninjau pelaksanaan serbuan vaksin tersebut, diantaranya, Ketua Koordinator Cabang XIII Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Sisca Edi Krisna Murti, Bupati Kabupaten Berau Sri Juniarsih, serta Kepala KKP Kelas 2 Tarakan Ahmad Hidayat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel