Masyarakat Sumsel apresiasi bantuan sosial Yayasan Erick Thohir

Masyarakat Sumatera Selatan dari berbagai kabupaten/kota mengapresiasi bantuan sosial Yayasan Erick Thohir yang membangunkan sejumlah arena olahraga, taman bermain dan aula pertemuan sehingga dapat membantu warga bangkit dari pandemi COVID-19.

Siti, salah seorang aktivis masyarakat dari warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan, Prabumulih Timur, Kota Prabumulih dalam acara Social Healing Event “Tuah Sumatera untuk Indonesia” atau E-Troopers di Palembang, Minggu, mengatakan dirinya tak menyangka Yayasan Erick Thohir mau mengulurkan bantuan tanpa birokrasi yang rumit.

Sebelumnya, ia bersama-sama warga sudah beberapa kali mengajukan proposal ke berbagai pihak untuk diberikan solusi atas adanya areal terbengkalai di kampungnya yang jadi tempat pembuangan sampah.

Namun bantuan yang diharapkan tak kunjung datang, hingga akhirnya pada 2022 mendapatkan tawaran bantuan dari Yayasan Erick Thohir.

“Ada lahan cukup luas tapi jadi tempat sampah sehingga membuat kampung jadi kotor, becek dan berdebu saat kemarau. Tapi kini tidak lagi karena sudah dijadikan lapangan voli oleh Yayasan Erick Thohir,” kata Siti pada acara Social Healing Event “Tuah Sumatera untuk Indonesia” atau E-Troopers.

Senada, Eko, warga Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, juga terkesan atas kiprah E-Troopers atau Erick Troopers yakni gerakan kemanusiaan untuk membangun fasilitas umum di desa dan kelurahan ini.

Berkat bantuan ini, kini di kampungnya berdiri taman bermain anak-anak dengan memanfaatkan lahan hibah dari warga setempat.

“Semula kami mendapatkan lahan wakaf seluas 4.000 meter, lalu dibangunkan mushala. Tentunya masih banyak sisa, ini lama kami menunggu. Dan bersyukur sekali tahun ini terwujud karena ada bantuan Yayasan Erick Thohir,” kata dia.

Baca juga: Erick Thohir ajak masyakarat beli produk UMKM disabilitas

Baca juga: Warga Sumsel sambut bantuan fasilitas umum dari Yayasan Erick Thohir

Untuk membangun taman bermain tersebut, warga bergotong royong sehingga proses pengerjaan dapat berlangsung cepat seperti halnya bantuan dari yayasan yang dengan cepat disalurkan.

Begitu pula kisah dari Purnomo warga Sri Gading, Banyuasin yang kini di kampungnya sudah memiliki lapangan ‘3 in 1’. Lapangan tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk bermain futsal, bola voli dan bulu tangkis.

“Berkat ada sarana ini, Alhamdullilah setiap sore anak-anak muda di kampung ada kegiatan positif yang menyehatkan,” kata dia.

Erick Thohir pada kesempatan itu mengatakan bantuan sosial ini diberikan sebagai wujud kecintaannya terhadap ayahandanya H Muhammad Teddy Thohir.

“Bantuan ini merupakan wujud dari meneruskan karakter baik yang ditanamkan ayah kepada saya,” kata dia.

Erick yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN ini, menceritakan bahwa sang ayah tercinta yang merupakan yatim dari keluarga miskin asal Lampung akhirnya berhasil menjadi pengusaha sukses berkat menjaga nilai-nilai baik dalam kehidupan.

“Jangan sampai berpikir bahwa kondisi saat ini tidak akan membawa kita sukses. Buktinya ayah saya, sudah yatim, di desa, dari keluarga miskin pula, tapi dia bisa sukses,” kata Erick memotivasi audiens yang pada kesempatan itu juga dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati OKI Iskandar.

Sejauh ini Yayasan Erick Thohir sudah membangun beragam fasilitas umum di 520 titik di Sumatera, sementara di Sumsel sudah mencapai 80 titik. Tak hanya di Sumatera, yayasan ini juga membangun infrastruktur di 150 titik di Jakarta, 150 titik di Banten dan 1.000 titik di Jawa Barat.

Baca juga: Erick Thohir matangkan sembilan program peringatan Satu Abad NU

Baca juga: Erick Thohir sebut Megawati minta gelorakan sejarah melalui Sarinah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel