Masyarakat Usia Muda Rentan Jadi Sumber Penularan Virus Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Virus corona covid-19 telah menjadi pandemi di dunia. Nyaris tidak ada negara yang luput dari sentuhan virus yang pertama kali menyebar di Wuhan, Tiongkok itu.

Virus corona pun tidak pandang bulu dalam memilih korbannya. Tua-muda bisa kena.

Juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pun mengimbau masyarakat yang masih berusia muda untuk tetap waspada.

''Meskipun masih merasa muda masih merasa kuat, perhatikan betul bahwa kita menjadi salah satu sumber penularan bagi keluarga kita,"' katanya seperti dilansir situs resmi Kementrian Kesehatan.

Sebelumnya, ada anggapan virus corona hanya akan menjangkiti mereka yang berusia lanjut. Namun menurut pemerintah, mereka yang masih berusia muda dan memiliki imun bagus juga rentan terkena.

Malah, mereka yang berusia muda rentan juga menjadi penyebar virus. Pasalnya, meski telah terjangkit, tidak ada gejala medis yang dirasakan.

'Inilah menjadi hal yang mendasar sehingga persebarannya semakin cepat. Apabila ini menular ke saudara-saudara kita yang usianya lebih tua dan rawan maka ini akan menjadi masalah yang serius untuk keluarga kita,'' katanya.

 

Jangan Keluar Rumah

Calon penumpang kereta api mengenakan masker saat berada di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/01). Dalam rangka pencegahan Virus Corona, PT Kereta Api Indonesia (persero) melakukan sosialisasi kepada penumpang dengan membagi-bagikan masker di stasiun Gambir. (merdeka.com/Imam Buhori)

Lebih lanjut, ia pun meminta masyarakat usia muda untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing. Dua hal itu berguna agar virus corona tidak semakin menyebar.

''Oleh karena itu patuhi benar imbauan dari pemerintah untuk lebih banyak dirumah dan semaksimal mungkin tidak keluar rumah, ini yang menjadi penting untuk melakukan pencegahan,'' katanya.

Semakin Banyak

Sementara itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Hingga Selasa (24/3/2020) ada total 686 kasus positif.

"Ada penambahan baru konfirmasi positif 107 kasus. "Ada penambahan pasien meninggal sebanyak 7 orang, sehingga total kasus meninggal 55 orang," kata Yurianto.