Mata Kelilipan Jangan Ditiup, Ini Bahayanya!

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVAMata menjadi area rentan terhadap benda asing yang memungkinkan terjadinya kelilipan. Di Indonesia, penanganan kelilipan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang dilakukan dengan meniup mata. Padahal itu berbahaya, lho!

Pakar Aesthetic, Anti Aging & Sexologist Health, dr. Haekal Anshari, M. Biomed, menyebut bahwa banyak yang salah kaprah saat menangani kelilipan. Berbagai cara yang ada sejak dulu itu nyatanya dapat membahayakan organ mata yang cukup sensitif.

"Jangan digosok, takutnya tangan kotor malah makin infeksi. Jangan ditiup-tiup juga takutnya tertular sesuatu seperti COVID-19 yang bisa menular lewat droplets," tuturnya dalam acara Hidup Sehat di TvOne.

Baca juga: 5 Cara Alami Detoksifikasi Setelah Makan Besar

Dokter Haekal juga tak menyarankan pakai pakai cotton bud apalagi pinset untuk mengambil benda asing. Sebab, permukaan kedua benda itu cukup keras bahkan sedikit tajam sehingga bisa melukai mata.

Agar tak salah cara dalam menangani mata kelilipan, berikut rangkumannya berdasarkan paparan dokter Haekal.

Cuci tangan

Hal paling utama adalah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh mata. Usahakan tidak panik. Kemudian segera lihat ke cermin letak benda asing itu.

"Lihat kaca, tarik mata atas lalu lihat ke bawah atau sebaliknya. Ini untuk lihat benda asingnya," kata Haekal.

Cairan mata

Gunakan air matang yang bersih atau bisa cairan mata yang ada di apotek untuk tangani kelilipan. Tuang air di wadah lalu alirkan sambil mata mengedip.

Selain itu, bisa juga dengan menuangkan cairan di wadah hingga penuh lalu rendam seluruh area mata sambil berkedip. Dengan begitu, mata bisa terbebas dari infeksi.

"Kedip itu tujuannya untuk membantu mengeluarkan benda asing itu," tuturnya.

Menangis

Ya, menangis turut menjadi cara paling mudah dan sederhana untuk atasi mata yang kelilipan. Jika bisa, menangis dengan mengeluarkan air mata sambil mata mengedip agar membantu benda asing itu keluar.