Matahari Department Store Realisasikan Buyback Saham Rp 103 Miliar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Rencana ini dilangsungkan selama tiga bulan, mulai 6 Agustus-5 November 2021.

Dalam aksi korporasi ini, PT Matahari Department Store Tbk menyiapkan biaya sebesar Rp 450 miliar. Pembelian kembali saham 2021 akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan. Jumlah maksimal buyback saham sebanyak 393.922.000 lembar saham.

Pembelian kembali saham 2021 akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan. Jumlah maksimal buyback saham sebanyak 393.922.000 lembar saham. Sampai saat ini,Chief Financial Officer LPPF, Niraj Jain mengatakan Perseroan telah merealisasikan pembelian kembali saham senilai Rp 103 miliar.

"Sejauh ini, terkait pembelian kembali saham kami telah mengeluarkan dana Rp 103 miliar untuk buyback tersebut," imbuhnya,” kata dia dalam pubex live, Jumat (10/9/2021).

Sebelumnya, Perseroan memperkirakan tidak ada dampak signifikan atas biaya pembelian kembali saham 2021. Perseroan akan membatasi harga maksimal pembelian kembali saham 2021 sebesar Rp 3.050 per saham.

Pembelian kembali saham 2021 akan dilakukan baik melalui bursa atau di luar bursa dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaksanaan pembelian kembali saham 2021 diharapkan tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha dan operasional perseroan karena perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha perseroan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham LPPF

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Jumat, 10 September 2021, saham LPPF turun 2,12 persen ke posisi Rp 2.770. Saham LPPF berada di level tertinggi Rp 2.860 dan terendah Rp 2.760 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.445 kali dengan volume perdagangan 36.996. Nilai transaksi Rp 10,4 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel